Rovio Segera Merilis Angry Birds Epic Akhir Pekan Ini, Genrenya Menjadi Turn-Based RPG!

Angry-Birds-Epic-1

Rovio memang lebih identik dengan Angry Birds, sehingga mereka tidak mau pasar merasa bosan dengan serial Angry Birds yang sudah familiar genrenya. Meskipun Rovio juga terus mengeksplorasi franchise unggulan mereka tersebut, seperti yang terbaru mereka menyiapkan Angry Birds Stella, pertengahan Februari lalu juga mengupdate Angry Birds Rio dengan banyal level baru, dan yang belakangan kami dengar, dan sebelumnya bersifat spekulasi, mereka juga ingin membawa Angry Birds ke setting baru, yaitu medieval, dan juga grafis full 3D. Benarkah?

Ternyata Angry Birds terbaru yang sedang dikerjakan Rovio mengajukan mekanis gameplay baru, yaitu turn-based RPG! Dan meskipun belum diungkapkan oleh Rovio, namun dengan menggeser genre menjadi turn-based RPG, yang lebih familiar dengan setting masa lalu, bakal membawa serial game yang sebelumnya identik dengan unsur physics melontarkan burung tersebut ke sebuah dunia baru, dan juga model monetasi yang lebih luas dari sekadar memanggil Mighty Eagle saja.

Angry-Birds-Epic-2

Game adventure dengan unsur role-playing dan mekanis pertarungan turn-based ini berjudul Angry Birds Epic, dan awalnya akan dirilis di Kanada, Australia serta New Zealand. Permainannya kini pun bukan sekadar melontarkan burung ke arah babi saja, namun kamu juga akan disodori item-item yang jamak ditemui di sebuah role-playing game, seperti armor, senjata dan potion dan akan ada banyak unsur crafting untuk menguji kreatifitas pemainnya dalam menggabungkan item, yang sudah bisa ditebak arahnya, akan ditawarkan juga material-materialnya sebagai in-app purchase. Melihat beberapa gambar yang sudah dirilis, sepertinya Angry Birds Epic ini semacam Clash of Clans, namun kini dengan burung, bukanya naga. Sejauh ini yang kami ketahui dari beberapa gambar tersebut, kelas yang akan kamu kendalikan seperti Knigh (Red Bird) dan Mage (Yellow Bird).

Angry-Birds-Epic-5

Memang serial ini sebelumnya disukai karena mekanis gameplay-nya yang sederhana, dan tentu saja menghibur karena ilustrasi dan efek suara yang jenaka. Namun dengan perubahan yang sangat drastis ini, Rovio mengawinkan Angry Birds dengan genre RPG dan mekanis turn-based yang notabene pasti lebih kompleks, apakah penggemar Angry Birds sudah siap? Rovio mungkin sudah mencoba memperingatkan adanya perubahan ini sebelumnya, seperti dengan menyajikan tema baru dalam beberapa spin-off Angry Birds melalui Star Wars, Rio, dan bahkan juga ada Bad Piggies, yang meskipun mekanisnya sedikit berubah, masih sarat akan unsur puzzle physic. Kemudian ada juga Go!, dan juga Stella, yang sejauh ini masih masuk sebagai game dengan pola permainan yang mudah dikuasai oleh semua usia. 

Settingnya disebut sebagai Piggy Island
Settingnya disebut sebagai Piggy Island

Namun kembali pada penawaran mereka selama ini, Angry Birds ditawarkan dengan sangat murah, atau gratisan. Rovio banyak mendapatkan pemasukan melalui in-app purchase, dan dengan keterbatasan pilihan item yang ditawarkan sebagai in-app purchase untuk game Angry Birds sebelumnya, bisa jadi itulah yang menjadi salah satu alasan Rovio membawa dunia Angry Birds ke dalam genre RPG yang begitu luas kemungkinan penawaran in-app purchase-nya.

Angry-Birds-Epic-3

Sejauh ini Rovio hanya mengatakan jika Angry Birds Epic akan dirilis versi awalnya melalui iTunes Kanada, Selandia Baru dan Australia akhir pekan ini. Kemudian berlanjut versi finalnya akan muncul secara global di iOS, Android dan Windows Phone 8, walaupun mereka tidak menyebutkan tanggal pastinya.

Rovio Segera Merilis Angry Birds Epic Akhir Pekan Ini, Genrenya Menjadi Turn-Based RPG!

Ternyata Angry Birds terbaru yang sedang dikerjakan Rovio mengajukan mekanis gameplay baru, yaitu turn-based RPG dalam judul Angry Birds Epic. Siapkah kamu dengan perubahan genre ini?

Abaikan

Sumber: Kotaku


SHARE
Previous articleDesain Kontrolernya Terungkap, Asus Game Box Dipastikan Menjadi Konsol Mikro
Next articleOleh-oleh Perjalanan Own Games dari MWC 2014 Barcelona, Spanyol
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.