Reportase Pokemon Asian Cup Spring 2014

Ikuti perjalanan dan prestasi perwakilan dari Indonesia dalam ajang Pokemon Asian Cup Spring 2014

Pokemon Asia Cup
Asia Cup adalah turnamen seri dari Pokémon Grassroots. Pokémon Grassroots sendiri adalah organisasi yang terdiri dari para Tournament Organizer berpengalaman yang berasal dari Asia Tenggara dan Asia Timur. Para staff dari organisasi ini adalah para Pokémon Tournament Organizer dari Trading Card Game (TCG) dan mereka semua telah pernah menghadiri tournament bergengsi Pokemon World Championship.

Tujuan dari event ini sendiri adalah mengembangkan level kompetisi dari para pemain di negara yang masih di luar jangkauan Pokemon World Championship itu sendiri. Turnamen international diharapkan dapat memberi kesempatan untuk para pemain di Negara tersebut untuk bersaing dengan Negara lain yang berada di Asia.

Negara- Negara yang ambil bagian dalam The Pokemon Video Games Asia cup antara lain:

  • Hongkong
  • Indonesia
  • Jepang
  • Malaysia
  • Filipina
  • Singapura
  • Korea Selatan
  • Taiwan

Turnamen ini dibagi menjadi 3 stages:

  1. Qualifikasi di setiap Negara (Stage 1)
  2. Qualifikasi regional (Stage2)
  3. Final stage (Stage 3)

Di region Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Singapura), beserta Hongkong dan Taiwan akan diwakili oleh 12 pemain terbaik pada final stage. Jepang akan diwakili oleh 16 pemain dan Korea Selatan akan diwakili oleh 4 pemain pada final stage yang mempunyai total peserta 32 pemain.

Total pemain dari secara keseluruhan adalah lebih dari 1000 pemain yang ikut berpartisipasi dalam Asia Cup Tournament series. Untuk informasi lebih jelas mengenai bagaimana pemain yang berhasil sampai masuk ke dalam final stage dari Asia Cup, bisa dilihat di website Road to Asia Cup.

Road to Asia Cup

Pokemon Asia Cup 00

Stage 1 of Asia Cup : Country Qualifier

Setiap Negara kecual Jepang dan Korea Selatan mengadakan turnamen kualifikasi untuk pemain local mereka. Top 8 dari turnamen di setiap Negara ini akan melanjutkan ke stage 2. Di Jepang di adakan 2 kualifikasi tournament untuk Asia Cup, yaitu : Battle Road Gloria circuit dan Wi-fi turnamen yang diselanggarakan oleh R_justice.

Terdapat banyak seri untuk Battle Road Gloria qualifier turnamen yang diselenggarakan di lebih dari satu kota di Jepang di mana pemain yang berhasil mendapat posisi atas akan maju ke final nasional dari Battle Road Gloria ( stage 2 asian cup)
Tanggal dan jumlah perserta dari turnamen tersebut :

  • Sabtu, Januari 18 Tokyo 4, total peserta: 113
  • Sabtu, Februari 1 Hiroshima 2, total peserta: 80
  • Sabtu, Februari 9 Fukuoka 2, total peserta: 80
  • Sabtu, Februari 23 Osaka 2, total peserta: 90
  • Sabtu, Maret 8 Ishikawa 2, total peserta: 72
  • Sabtu, Maret 15 Miyagi 2, total peserta: 64
  • Sabtu, Maret 22 Osaka 6, total peserta: 130 (Last Chance Qualifers)

Untuk Wi-fi turnamennya sendiri yang diselenggarakan oleh R_Justice, dengan total pemain yang berpartisipasi saat itu 128 pemain dan top 8 dari turnamen ini maju ke final stage dari Asian Cup.

Sedangkan di Korea Selatan stage 1 Asia cup diadakan secara Wi-fi dengan maximum peserta 64 pemain. Top 4 dari turnamen ini akan maju ke babak selanjutnya di Asia Cup.

Partisipasi Indonesia

Untuk di Indonesia sendiri, turnamen diadakan di Mall Taman Anggrek food court pada tanggal dua Februari 2014. Turnamen ini diselenggarakan atas kerja sama dari Michael Pond Wijaya dengan Kenken. Kenken selaku pelaksana event mengadakan turnamen dengan mulus dan dapat memberi perkenalan kepada pemain Indonesia yang terbilang masih baru mengenal format VGC dan swiss round pairing. Pada turnamen ini terdapat 41 pemain yang berpartisipasi dan Top 8 dari turnamen ini masuk ke stage selanjutnya.

Stage 2 dari Asia cup :

Pemain dari Singapura, Malaysia, Indonesia, dan Filipina tergabung dalam Asia Tenggara Regional turnamen untuk stage 2 yang merupakan bagian dari Asia Cup series. Top 8 dari masing-masing Negara dari stage 1, berkompetisi dalam format 5 round swiss dan mereka tidak akan bertemu dengan lawan yang berasal dari Negara yang sama. Turnamen ini berbentuk Wi-fi event. Top 8 dari turnamen, dan mencakup paling tidak 1 wakil dari masing- masing Negara akan masuk ke tahap selanjutnya pada stage 3 Asia Cup.

Hongkong dan Taiwan mempunyai turnamen stage 2 yang berbeda dengan Negara Asia Tenggara. 16 pemain dari dua Negara ini berkompetisi untuk memperebutkan top 4 yang akan menjadi wakil di stage 3 Asia Cup. Turnamen in juga dilaksanakan secara Wi-fi. Untuk Jepang, final nasional dari Battle Road Gloria circuit dilaksanakan di Osaka pada tanggal 23 Maret.Top 8 dari turnamen ini akan mewakili Jepang di stage 3 Asia Cup bersama dengan mereka yang suka masuk dengan jalur R_Justive Wi-fi turnamen.

Untuk Asia Cup 2014 Spring, Indonesia bisa dibilang sukses bersaing dengan negara lain yang bertanding. Ini merupakan kali pertama Indonesia berpartisipasi dalam event ini. Pada stage 2, Indonesia diwakili oleh total 8 pemain. Tetapi 2 pemain berhalangan untuk melanjutkan turnamen sehingga sisa 6 pemain yang tersisa. Dari 6 pemain tersebut, 2 pemain (Oktavian Jason dan Ama Bon) berhasil masuk ke Final Stage untuk mewakili Indonesia.

Pada Final Stage, kedua pemain Indonesia ini berhasil menduduki posisi yang sangat baik.
Oktavian Jason = peringkat 8
Ama Bon = peringkat 13

Kita harus berbangga hati karena di bandingkan negara ASEAN lain yang sudah lebih lama memiliki komunitas pokemon VGC, Indonesia yang terbilang baru bisa mendapatkan prestasi lebih baik pada Asian Cup Spring 2014 ini.

Untuk info lebih lengkap mengenai Asian Cup 2014 Spring ini bisa dilihat dari website ini: http://www.pkmnasiacup.com/en/index.html

Dan untuk result terakhir nya : http://pkmnasiacup.com/competition/standing.html

Special thanks kepada :

  • Kenken (Host untuk Stage 1 Indonesia Qualifier Tournament)
  • Adrian Adi (Head judge)
  • Dan semua pemain yang sudah bekerja keras untuk mengharumkan nama Indonesia di turnamen ini.

Mari kita bersama-sama berlatih untuk mendapatkan prestasi yang lebih baik dalam next Asian Cup. Go Indonesia !

pop

Share this article

TENTANG PENULIS
totolee

Seorang pekerja teks komersial ...kalo katanya Ivan Lanin