Promosi Gratis Edge of Tomorrow Game, FPS Tanpa Ada Kata ” Game Over!”

Edge-of-Tomorrow-Game-6

Salah satu film yang menurut kami layak untuk ditunggu adalah Edge of Tomorrow. Film fiksi ilmiah yang dibintangi Tom Cruise dan Emily Blunt dan diadaptasi dari novel Jepang All You Need Is Kill karya Hiroshi Sakurazaka tersebut mengisahkan tentang Bumi masa depan yang sudah dikuasai alien dan berhasil melumpuhkan pasukan militer. Major William Cage (Tom Cruise), seorang perwira militer yang tidak berpengalaman dalam pertarungan, justru ditempatkan ke dalam sebuah misi pertarungan melawan alien. Dan meskipun Cage dengan mudah terbunuh, dia mendapati dirinya kembali ke waktu sebelumnya, dan terus-menerus memulai lagi misi tersebut pasca tewas, dan perlahan menemukan cara yang lebih efektif dalam menghadapi alien.

Edge-of-Tomorrow-2

Film yang diproduksi oleh Warner Bros. tersebut akhir pekan kemarin mendapatkan versi gamenya, yang jelas kehadirannya untuk mempromosikan filmnya yang akan mulai tayang di bioskop melalui platform mobile. Seperti versi filmnya, game ini juga mengajukan tagline “Live. Die. Repeat.” yang sepertinya juga lebih cocok diterapkan untuk video game — bahkan kostum besi dan helm yang dikenakan karakter, serta musuh-musuh alien, sudah banyak digunakan untuk game dari platform last-gen. Permainan terbagi menjadi beberapa bagian. Ketika karakter (pilihannya William Cage dan Rita Vrataski, yang diperankan oleh Emily Blunt) hidup, mencoba bergerak maju, lalu dalam tewas, dan satu bagian untuk mengulangnya kembali dalam keadaan “live.” Demikian kamu bisa waspada ketika, misalnya menghadapi alien yang sama yang menewaskanmu sebelumnya.

Edge-of-Tomorrow-Game-1

Mekanisnya first-person shooter, namun ada sedikit fitur yang memudahkan, karena kamu hanya sekadar mengarahkan kursor bidikan, dan otomatis peluru akan ditembakkan ke musuh yang tertangkap kursor bidikan tersebut. Ketika gamenya dimulai, lata “live” muncul pada layar. Kemudian segera diikuti dengan “die” ketika karaktermu tewas. Lalu kata “repeat” menyusul, dan karaktermu diminta kembali hidup. Dengan aksi yang sangat intens (dan bisa dikategorikan hardcore), kalian jangan berharap kata-kata tersebut jarang muncul pada layar. Berhasil menyelesaikan game (yang memang singkat), kamu mendapatkan senjata dan upgrade baru untuk permainan selanjutnya (jika tidak bosan mengulangnya kembali).

Edge-of-Tomorrow-Game-2

Game ini sepertinya hadir memang untuk mempromosikan filmnya. Ditawarkan gratis hanya di Google Play Store, tidak ada in-app purchase (kecuali opsi membagikan informasi game tersebut ke Facebook, yang sekaligus membuka Rita untuk dimainkan), membutuhkan minimal Android 4.0 dan kebutuhan storage-nya hanya 88 MB saja. Awalnya kami berpikir dengan standar kebutuhannya yang tidak begitu memaksa, bisa dimainkan dengan lancar minimal dengan chipset quad-core. Namun ternyata salah. Gadget dengan prosesor empat core Cortex-A7 serta GPU Mali dan RAM 1 GB ternyata cukup berat menjalankannya. Sedangkan ketika dicoba melalui smartphone lainnya yang RAM-nya 2 GB bisa berjalan dengan lebih baik. Kami sendiri tidak menyarankannya menjalankan game ini di smartphone dengan RAM 512 MB.

Sepertinya selain penjelasan gamenya yang kurang di halaman PlayStore, Warner Bros. perlu menambah keterangan, jika game ini tidak untuk Android dengan spesifikasi kelas menengah, atau bahkan bawah! Dengan grafis yang cukup wah, dan gameplay yang lumayan untuk sebuah FPS gratisan, kamu juga bisa melihat beberapa trailer film-nya di tengah permainan. Semoga saja ada lebih banyak game semacam ini , ya!

  • Dapatkan Edge of Tomorrow Game versi Android melalui Google Play Store. Membutuhkan minimal Android versi 4.0 dengan jatah storage 88 MB.

SHARE
Previous articleRusty Hearts Lahir di Indonesia dengan Banyak Fitur Baru
Next articlenVidia Manjakan Pengguna Shield, Remake Mobile Half Life 2 dan Portal Dirilis Bersamaan
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.