Ayo Memilih! Program Capres Prabowo Mengenai Ekonomi Kreatif

pemilu 2014

Pemilihan umum presiden (pilpres) akan diselenggarakan pada 9 Juli 2014 nanti. Jika citizen telah berusia 17 tahun, berarti citizen memiliki hak untuk memilih. Pada pemilu capres kali ini, terdapat 2 pasangan capres-cawapres yaitu nomor urut 1 Prabowo Subianto – Hatta Radjasa dan nomor urut 2 Joko Widodo – Jusuf Kalla. Dalam menentukan pilihan, citizen bisa mencari informasi tentang program kerja hingga kualitas capres-cawapres. Citizen bisa mencari informasi di media massa, internet, kampanye terbuka, dan lain-lainnya. Salah satu informasi yang bisa citizen dapat mengenai capres-cawapres adalah mengenai debat capres-cawapres yang diadakan oleh KPU.

capres prabowo

Pada 15 Juni yang lalu dua calon presiden yaitu Prabowo Subianto dan Joko Widodo telah menjalani debat kandidat bertema ‘Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial’. Debat ini dimoderatori oleh Ahmad Erani Yustika, Guru Besar Ekonomi Universitas Brawijaya. Pada sesi ke-5, moderator memberikan kesempatan kepada kedua calon presiden untuk saling memberikan pertanyaan. Dalam kesempatan ini, Jokowi bertanya mengenai sektor ekonomi yang dekat dengan para citizen yang gemar dunia game, film, komik, dan segala industri kreativitas namun luput dari pandangan, yaitu mengenai ekonomi kreatif.

Rencana Ekonomi Kreatif Menurut Prabowo

Kali ini kita akan membahas ekonomi kreatif dari sudut pandang capres Prabowo Subianto. Seperti apakah ekonomi kreatif dalam rencana program Beliau?

Awalnya, Jokowi menanyakan kepada Prabowo apa pandangannya mengenai ekonomi kreatif yang bisa mengurangi banyak angka pengangguran. Berikut adalah pernyataan Prabowo mengenai ekonomi kreatif :

Industri kreatif sangat penting bagi Indonesia, mengingat jumlah penduduk yang besar dan banyaknya anak muda. Siapa pun yang jadi pemimpin nanti, harus menginvestasikan dana besar untuk pendidikan yang memicu industri kreatif. Sebab, di situlah keunggulan Indonesia.

Di tubuh rakyat Indonesia mengalir naluri seni dan bakat di bidang kreativitas. Kalau potensi ini diberi kesempatan, saya yakin kita bisa mengalirkan devisa.

Kalau ekonomi kreatif, saya punya anak satu. Dia sangat kreatif, sebagai desainer, dia sudah muncul di mancanegara

Dari sini kita bisa melihat bahwa menurut mantan perwira TNI Angkatan Darat ini, jika pemerintah nanti harus berinventasi untuk pendidikan yang memicu industri kreatif mengingat sumber daya manusia kreatif di Indonesia cukup banyak. Diharapkan dengan kreativitas yang tersalurkan, Indonesia bisa mendatangkan devisa yang menguntungkan bagi rakyat Indonesia.

Potensi Realisasi

Untuk beberapa hal kita bisa saja menganggap bahwa pernyataan Prabowo ini adalah pernyataan retoris. Namun kita juga perlu menelaah potensi dari capres Prabowo dan cawapres Hatta untuk merealisasikan pernyataan ini. Beberapa hal pendukung untuk merealisasikan konsep ekonomi kreatif dari Prabowo antara lain:

  • Prabowo memiliki putera yaitu Didiet Prabowo yang berprofesi sebagai desainer fashion lulusan Parsons the New School for Design dan Parsons Paris (Ecole Parsons à Paris). Karya-karyanya telah dikenakan oleh Anggun, Dian Sastro, sampai Carly Rae Jepsen. Tentunya Prabowo memahami pentingnya putera-puteri Indonesia untuk berkarya berskala internasional melalui prestasi Didiet Prabowo.
  • Tim sukses Prabowo didukung oleh pelaku kreatif terutama dari Ahmad Dhani dengan Republik Cinta Management miliknya. Kreativitas Ahmad Dhani tidak perlu diragukan lagi karena akrab dengan trend anak muda Indonesia.
  • Sebagai mantan ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Prabowo tentu memahami perlunya kualitas produk dagangan pasar Indonesia agar dapat bersaing. Salah satu pendukung kualitas produk tentunya adalah kreativitas dalam membuat produk-produk baru. Diharapkan pengalamannya dalam organisasi pedagang pasar ini nantinya bermanfaat untuk mengembangkan ekonomi kreatif. 

Beberapa latar belakang ini diharapkan menjadi dasar kemauan yang kuat untuk mendorong ekonomi kreatif di Indonesia. Sehingga apa yang disampaikan pada debat capres terdahulu tidak sekadar retorika belaka. Tentunya selain dukungan pemerintah kelak -baik itu dipimpin Prabowo maupun Jokowi-, kita para citizen sendiri juga perlu kemauan yang kuat untuk memanajemen dan mempromosikan karya kreatif anak bangsa.


SHARE
Previous article2nd FGT Crazy Shooter Sambangi 5 Kota Besar
Next articleTransformers: Age of Extinction, Dinobots Membuka Awal Trilogi Baru
Toto yang merupakan pemerhati dunia komik dan game ini pernah menjalani karier sebagai editor buku anak selama 3 tahun. Bekerja dalam dunia anak membuat jiwa mudanya selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, orang yang melanjutkan karier nya sebagai perancang pameran ini suka bereksplorasi seni melalui tulisan dan gambar (desain), yang kebanyakan terinspirasi dari berbagai komik dan game kesukaannya.