ISIS Rekrut Anak-anak dengan Tawaran Bawa Pengalaman Nge-Game ke Dunia Nyata

ISIS merekrut anak-anak

Agar lebih menarik, ISIS merekrut anak-anak dengan menggunakan beberapa scene dalam Grand Theft Auto untuk menggambarkan apa yang mereka lakukan di medan perang.

Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) rupanya tidak henti-hentinya membuat fenomena. Kali ini dikabarkan para petinggi ISIS merekrut anak-anak sebagai pejuang mereka dalam peperangan. Faktanya, mereka merekrut anak-anak tersebut dengan “iming-iming” bermain video game secara nyata di medan peperangan.

Netizen Jepang Balas Ancaman ISIS dengan Meme!

Netizen Jepang membalas ancaman ISIS dengan meme-meme khas editan photoshop. Seperti apa?
Baca Juga

Seperti dikutip dari pernyataan Juru Bicara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irfan Idris, ISIS rupanya memiliki pemikiran untuk jangka panjang dalam melestarikan organisasi mereka. Salah satunya adalah dengan merekrut anak-anak untuk bergabung dengan mereka dan dilatih untuk menjadi pemimpin di masa depan. Salah satu keuntungan merekrut anak-anak ini adalah dengan memanfaatkan pemikiran mereka yang masih polos, yang membuat mereka lebih mudah dicuci otaknya. Khususnya untuk anak laki-laki yang gemar bermain video game, ISIS pun menawarkan pengalaman membawa game yang mereka sukai ke dunia nyata.

ISIS Merekrut anak-anak

“Anak-anak suka memosisikan dirinya jagoan dan mereka punya musuh yang harus dihabisi di game. Nah, sekarang ada tawaran nyata kepada mereka untuk memegang (senjata) AK-47 secara langsung,” kata Irfan saat diskusi bertajuk ISIS di Indonesia dan Upaya Pencegahan di Jakarta pada tanggal 19 Maret 2015 lalu seperti dikutip dari Kompas. “Ketika kita belum siap, pentolan-pentolan ISIS sudah menyiapkan darah biru teroris untuk 20-30 tahun ke depan,” lanjutnya. Ya, saat ini memang anak-anak ini belum bisa menjadi ancaman sebuah negara. Akan tetapi dalam 20 atau 30 tahun mendatang setelah digembleng secara intensif, tentu mereka bakal berpotensi menjadi teroris yang meresahkan.

Membangun Gundam, Cara Ampuh Militer Jepang Melawan ISIS

Untuk melawan ISIS secara efektif, Militer Jepang harus membangun sebuah Gundam asli!
Baca Juga

Menggunakan media game sebagai “iming-iming” untuk merekrut anggota baru seperti yang disampaikan oleh Irfan rupanya bukan isapan jempol belaka. Akhir tahun lalu, sempat beredar sebuah video yang digunakan ISIS untuk merekrut anak-anak. Video tersebut menggunakan beberapa scene baku tembak dari Grand Theft Auto, dan di-edit dengan penambahan bendera ISIS di bagian atas dan beberapa kalimat motivasi untuk mengajak anak-anak bergabung.

screenshot video GTA yang digunakan ISIS merekrut anak-anak
Screenshot video yang digunakan ISIS untuk merekrut anak-anak

Contohnya, di bagian awal dari video ini tertulis bahwa “Game yang kalian miliki dan mainkan, kami melakukan hal yang sama di medan perang”. Seolah-olah ISIS menyampaikan sebuah pesan untuk calon anggotanya dalam video ini, bahwa jika mereka bisa memainkan Grand Theft Auto, maka mereka sudah selangkah lebih dekat untuk menjadi bagian dari organisasi ini.

Isu mengenai ISIS merekrut anak-anak ini mengemuka setelah sempat beredar beberapa video yang menampilkan latihan perang ISIS bersama anak-anak Indonesia. Dua video berjudul “Cahaya Tarbiyah di Bumi Khilafah” dan “Anak-anak Indonesia Berlatih AK-47 dengan ISIS” ini sempat mendapatkankan ratusan view sebelum akhirnya di-takedown oleh YouTube. Selain melatih anak-anak tersebut untuk memanggul senjata, ISIS juga mengajari mereka untuk memusuhi kaum yang dianggap zalim di muka bumi.

Geram Tentaranya Dibakar Hidup-Hidup, King Abdullah II Turun Tangan LANGSUNG Melawan ISIS!!

Salah satu tentaranya dibakar hidup-hidup oleh ISIS membuat King Abdullah II, raja kerajaan Yordania, berang! Dia pun turun tangan LANGSUNG melawan ISIS!!
Baca Juga