Mashiro Ayano Ingin Lebih Dekat Dengan Fans!

mashiro ayano

Suka dengan anime Fate/Stay Night Unlimited Blade Works? Anime tersebut memiliki lagu opening dan ending yang cukup memanjakan telinga penggemarnya. Opening pertamanya, Ideal White, dinyanyikan oleh Mashiro Ayano. Dan lagu tersebut merupakan lagu debutnya. Di event Chara Expo di Singapura pada tanggal 20-21 Juni 2015 kemarin, tim Duniaku memiliki kesempatan untuk ngobrol langsung dengan penyanyi berwajah cantik ini. Berikut penuturannya.

Q: Bisa diceritakan sedikit pengalamannya sebelum debut dan sesudah debut?

Mashiro Ayano: Sedari dulu saya sangat suka menyanyi, dan ingin jadi penyanyi. Saya senang karena sekarang impian saya sudah terwujud. Saya sangat suka datang ke event dan juga senang bisa mengadakan live performance, saya ingin lebih dekat lagi kepada fans. Ini adalah pertama kalinya saya tampil di luar Jepang, dan saya sangat menikmatinya. Saya suka Singapura!

Q: Bagaimana pendapatmu mengenai budaya anime?

Mashiro Ayano: Dari kecil saya sangat suka mendengarkan lagu anime, suka menyanyi. Bagi saya menonton anime sudah seperti kebiasaan sehari-hari. Saya sangat suka budaya anime, melalui anime, saya ingin bisa lebih dekat ke hati para fans.

Q: Lagu Ideal White sendiri judulnya mengandung kata ‘putih’, sama dengan stage name Mashiro Ayano (mashiro = putih). Apakah kebetulan atau sengaja menggunakan judul tersebut?

Mashiro Ayano: Haha, sebenarnya judul lagunya sendiri dipilih oleh orang yang menulis liriknya.

mashiro ayano

Q: Saya melihat penampilan kamu di stage tadi. Penampilan yang sangat bagus. Bagaimana perasaanmu mengenai live performance tadi?

Mashiro Ayano: Saya sangat gugup, apalagi ini adalah pertama kalinya saya tampil di luar Jepang. Namun ketika saya melihat para fans, rasa gugup saya hilang. Event ini sangat menyenangkan, dan saya menikmati performance tadi. Saya ingin  datang lagi ke Singapura dan bernyanyi bersama fans lagi. Saya harap para fans menikmati penampilan saya.

Q: Banyak orang non-Jepang yang suka dengan anime. Bagaimana pendapatmu?

Mashiro Ayano: Saya tahu bahwa di luar sana anime sangat populer, namun tidak tahu seberapa populer. Jadi dengan dua lagu anisong yang saya bawakan, saya ingin mempersembahkannya kepada semua fans di luar sana.

Q: Seandainya saja kamu adalah master di anime Fate/Stay Night UBW, servant mana yang kamu ingin miliki?

Mashiro Ayano: Hmmm, apa yaa, agak susah untuk memilih, namun saya paling suka dengan Archer. Karena meskipun Archer itu sangat egois, namun dia bersimpati dengan orang lain dan mampu diandalkan.

mashiro ayano

Q: Tadi Mashiro-san bercerita bahwa suka menonton anime. Bisa cerita sedikit tentang lagu anime yang berpengaruh buat kamu?

Mashiro Ayano: Saya suka dengan lagu-lagu Gundam dari Nami Tamaki, dan itu adalah CD lagu pertama saya. Saya merasa seperti mimpi menjadi nyata bisa menyanyikan anisong, seperti takdir. Saya ingin lagu saya bisa menggerakkan hati para fans.

Q: Terakhir, bisa cerita sedikit tentang hobinya atau kegiatan sehari-hari?

Mashiro Ayano: Saya suka menonton anime, pergi ke manga cafe, atau menonton film. Dan saya melakukan semuanya sendirian. Kadang-kadang saya jadi merasa kesepian, hahaha.

Demikianlah perbincangan dengan Mashiro Ayano. Pribadinya sendiri sangat ramah. Penampilannya bagus seperti kata-kata yang dia suka katakan di atas panggung, namara tanoshii!! (Mashiro Ayano berasal dari Hokkaido, dan namara adalah dialek Hokkaido (biasanya diungkapkan dengan totemo), yang artinya sangat. Namara tanoshii = sangat menyenangkan).


SHARE
Previous articleMel Kishida Ungkap Alasannya Ber-cosplay Aneh!
Next articleEpisode Ketiga Dreamfall Chapters, Kembali ke Masa Lalu untuk Perbaiki Masa Depan
Merupakan penggemar anime sejak SMP, dan terus berlanjut hingga sekarang bekerja. Belakangan ini suka memperhatikan dan ikut dalam konser-konser dari artis Jepang favorit. Saat ini bekerja sebagai Graphic Designer, yang menurutnya cukup asik dilakukan karena seperti bekerja sambil bermain. Kairi juga seorang gamer dan genre favoritnya adalah RPG. Sebagai salah satu kontributor untuk majalah Zigma dan Omega, menulis merupakan caranya membagi informasi kepada orang lain tentang hal-hal yang disukainya dengan lebih informatif, dari segi pandang seorang penggemar.