5 Fakta Tentang Turnamen Dota 2: The International

The International, kompetisi tahunan DOTA 2 akan berlangsung sebentar lagi. Sebagai salah satu game populer di dunia, tentu saja ada begitu banyak yang menantikannya. Berikut ini adalah fakta-fakta tentang turnamen Dota 2, The International.

1

Dota 2, dari sekedar peta modifikasi menjadi Game yang berdiri sendiri


Tentang The International - Defense of the AncientsDotA (Defence of the Ancient) adalah game yang menjadi dasar dan contoh dari game MOBA populer seperti Heroes of Newert (HoN) dan League of Legends (LoL). DotA bukan lah game yang berdiri sendiri, tapi merupakan peta modifikasi dari game Warcraft III milik Blizzard, dan dibuat berdasarkkan Aeon of Strife, sebuah skenario dari game StarCraft. Game ini sudah beberapa kali berganti developer dari yang awalnya dibuat oleh seseorang dengan nama alias “Eul” sampai saat ini ditangani oleh “IceFrog”.

Main Game Dapat Uang? Bisa, Bahkan Jadi Miliarder di Usia Muda!

Main Game Dapat Uang? Bahkan kalian bisa jadi miliarder di usia muda dengan cari uang di internet, cara mendapatkan uang, ini bisnis online tanpa modal!
Baca Juga

Sejak awal kemunculannya, game ini selalu gratis untuk dimainkan dan tidak pernah dimiliki oleh developer atau perusahaan besar manapun. Selain memiliki fitur LAN, game ini juga bisa dimainkan secara online dengan menggunakan gaming client seperti Garena atau Ranked Gaming Client (RGC).

Semenjak DotA berkembang di client Warcraft III, Dota telah mendapat antusiasme dari banyak kalangan dan menjadi salah satu game yang paling banyak dimainkan di dunia. Hanya saja melihat hal ini Icefrog memiliki pemikiran, jika dibiarkan tetap seperti ini ada kemungkinan Dota akan mati dan dikalahkan game lain kedepannya. Untuk menghindari hal ini, Dota harus berkembang. Inilah yang kemudian menjadi awal kelahiran Dota 2. Dan benar saja pada tahun 2011, Valve meluncurkan Dota 2 beta, sebuah game independen yang tidak lagi bergantung pada Warcraft III.


2

The International, kompetisi Esports dengan hadiah menakjubkan


Tentang The International - DOTA 2The International adalah kompetisi tahunan DOTA 2 yang diselenggarakan oleh Valve Corporation. Pada The International 1 ada total sebanyak enam belas tim yang ikut bertanding. Diantaranya, sebanyak empat tim harus berjuang melalui kualifikasi regional, dan 2 wildcard tim berjuang mendapatkan slot terakhir. Sisanya sebanyak 11 tim menerima undangan langsung untuk berlaga di The International.

The International 1 (TI1) dimulai pada tanggal 17 Agustus 2011 hingga 21 Agustus 2011. Saat itu, The International memiliki total Hadiah terbesar dalam sejarah ESports. Selain itu selama lima hari nonstop ada lebih dari 1,5 juta orang menonton.


3

Compendium, alasan meningkatnya hadiah The International


Tentang The International - CompendiumAlasan dibalik meningkatnya hadiah di The International adalah Compendium. Compendium adalah item di Dota 2 seharga $10 atau sebesar 130.000 rupiah. Pada setiap penjualan Compendium, Valve akan menyisihkan sebanyak 25 persennya untuk hadiah turnamen The International.

Bagi kamu yang belum tahu, Compendium adalah sebuah item berisi informasi lengkap tentang turnamen The International yang sedang berjalan. Item ini berbentuk sebuah buku, di mana di dalamnya kamu dapat melihat jadwal turnamen, daftar para pemain pro yang ikut berpartisipasi, dan lain-lain. Compendium memiliki level yang dapat kamu tingkatkan dengan berbagai cara, seperti menjalankan tantangan-tantangan di dalamnya atau kalau kamu ingin naik level secara instan kamu bisa membeli poin.

Jago Main Dota 2? Ikuti Turnamen Dota 2 HOST Berhadiah Jutaan Rupiah Ini!

Ngaku jago main Dota 2? Ikuti turnamen Dota 2 yang diselenggarakan oleh Hallostar bertitel H.O.S.T ini. Hadiahnya total Rp 10 juta!
Baca Juga

Compendium 2015 dapat kamu beli melalui aplikasi Dota 2, atau dengan mengakses situs dota.com. Bila kamu punya harta lebih untuk dihamburkan atau malas menaikkan level, kamu juga bisa membeli Compendium Points lewat situs tersebut. Compendium Points ini dijual seharga Rp 32.499 untuk 500 poin, Rp 64.499 untuk 1100 poin, dan Rp 128.999 untuk 2400 poin. Setiap 100 poin akan membuat Compendium milikmu naik 1 level, tapi kamu juga bisa membeli paket Level 50 Compendium seharga Rp 349.999.


4

Rekor hadiah yang terus pecah tiap tahunnya


Tentang The International - Hadiah GedeSemakin meningkatnya fans dan pemain telah menempatkan Dota 2 menjadi game terbesar di Industri Gaming era ini. The International 2014 memecahkan rekor hadiah di Esports dengan total hadiah mencapai $ 10.000.000. Hal ini juga otomatis membuat Newbee menjadi pemegang gelar Guinness World Records untuk pemenang hadiah uang terbesar dalam kompetisi video game setelah mereka memenangkan The International 2014 dan membawa pulang uang sebanyak $ 5.028.308 USD. Mereka menggeser posisi The Alliance, pemenang TI3 yang mengantongi hadiah sebesar $ 1.437.204 USD.


5

The International 2015 akan berlangsung sebentar lagi, sudah siap?


Tentang The International - logoTurnamen Dota 2 tahun 2015 ini akan menjadi turnamen dengan total hadiah yang paling besar dalam sejarah turnamen gaming profesional. The International 2015 saat ini telah berhasil mengumpulkan total hadiah sebesar US$ 12,5 Juta atau jika dirupiahkan setara dengan Rp167 Milyar.

Angka ini sudah melebihi total hadiah The International tahun 2014 lalu yang mencatatkan rekor sebesar US$ 10,9 Juta atau sekitar Rp145 Milyar. Angka US$ 12,5 Juta pastinya masih akan terus bertambah, karena The International Compendium masih dibuka. Valve menargetkan total hadiah sebesar US$ 15 Juta atau Rp200 Milyar.

Dalam beberapa hari ke depan, turnamen The International 2015 akan dibuka! Turnamen ini siap untuk disiarkan via Youtube, Twitch, atau client DOTA 2 sendiri. Sudah siap menyaksikannya?


SHARE
Previous articleAngry Birds 2 Nggak Diberdayakan dalam Windows Phone
Next articleGame Dewasa Nintendo Ini Ternyata Juga Dirilis Gratis untuk PC