Final Fantasy XV Perlihatkan Kedekatan Batin Ayah dan Anak

Final-Fantasy-XV-15

Final Fantasy XV Ceritanya Epic Banget! Pangeran Ganteng yang Jatuh Miskin!

Quest pertamanya, misi sosial bantu pangeran ganteng cari duit untuk perbaiki mobilnya yang mogok... *epic*
Baca Juga

Gamescom 2015 telah berlangsung di Cologne, Jerman mulai tanggal 5 hingga 9 Agustus nanti. Event ini biasa digunakan para publisher Jepang untuk mempromosikan game mereka di Eropa. Termasuk Square Enix, yang kembali membawa game flagship mereka, Final Fantasy XV, dengan memberikan trailer baru. Trailer berjudul Dawn ini tidak seperti lingkungan liar yang selama ini kalian kenal melalui demo Episode Duscae. Namun Square Enix mencoba menggambarkan sekilas latar belakang petualangan Noctis dan tiga sahabat karibnya melalui event yang begitu menyentuh. Settingnya diambil 15 tahun sebelum petualangan Noctis dalam Final Fantasy XV. Selain itu, trailer ini juga memperlihatkan kedekatan antara Noctis muda dengan ayahnya, King Regis, yang saat ini, dikisahkan menghadapi masa-masa sulitnya karena berada di tengah pertikaian dengan negara tetangganya, Niflheim.

Final Fantasy XV – Dawn Trailer

Cidney dan Noctis Ganti Kelamin! Makin Tidak Sabar Nunggu Final Fantasy 15!

Sudah pernah membayangkan bagaimana jika Cidney / Cindy Final Fantasy XV buka baju? Penasaran seperti apa? Atau bagaimana jika kalian tahu Noctis itu sebenarnya seorang wanita?
Baca Juga

Berikut ringkasan cerita yang diungkapkan Square Enix bersamaan dengan dirilisnya trailer di atas:

In a matter of days, the Kingdom of Lucis is to sign an armistice, ending a long and bitter conflict with Niflheim. Ahead of the ceremony, Prince Noctis, heir to the Lucian throne, sets forth from his homeland to formalize the union of states through his marriage to the Lady Lunafreya of the imperial province of Tenebrae.

The offer of peace, however, is no more than a ruse to lower the Lucian shield, and the imperial army takes the crown city and its sacred crystal in one fell swoop. En route to his destination, Noctis is shocked to learn that he, his father the king, and his betrothed are believed dead.

Overnight, the dream of peace has faded into a distant memory. His world crumbling around him, Noctis has naught but his resolve and his loyal companions to see him through the trials to come.

Final-Fantasy-XV-2

Final Fantasy XV Episode Duscae 2.0, Lagi-lagi Ketemu Si Cantik Cidney!

Dan semoga demonya ini cukup sampai dua seri ini saja, dan selama E3 2015 Square Enix perlihatkan lebih banyak area di tengah setting open-worldnya yang diklaim menjadi dunia Final Fantasy terluas!
Baca Juga

Square Enix sepertinya sangat berhati-hati dalam mengembangkan Final Fantasy XV ini untuk PlayStation 4 dan Xbox One. Bisa jadi, karena game ini menjadi Final Fantasy pertama yang menggunakan setting open-world serta gameplay yang bernuansa Action RPG, dan dan juga menjadi Final Fantasy pertama yang merupakan saksi suksesi kepemimpinan dari Tetsuya Nomura dan Hajime Tabata. Tidak ada yang tahu pasti bagaimana perasaan Nomura atas diambil-alihnya game impiannya ini, namun sepertinya ada drama yang cukup dalam, sampai Nomura ngambek, dan bisa kalian simak dalam ulasan kami sebelumnya.

Final-Fantasy-XV-19

Stella Nox Fleuret Dinyatakan Tewas, “Luna Maya” Tak Bisa Hibur Para Gamer!

Semoga tidak ada pemikiran memasukkannya kembali sebagai DLC nantinya untuk gantikan Luna Maya.... eh, Lunafreya!
Baca Juga

Karena konsepnya yang berbeda dibandingkan Final Fantasy sebelumnya, lebih modern, karakter yang lebih pas disebut boyband bertualang (untungnya ada Cidney sebagai pemanis selama demo), serta gameplay-nya yang terasa banget kesan action-nya, Square Enix pun memutuskan memberikan demo, yang tidak hanya sekali saja, sampai dua kali, dan terakhir terjadi melalui Final Fantasy XV: Episode Duscae 2.0, yang berperan menjadi layaknya early access, dimana feedback gamer selama memainkan demo Episode Duscae bakal menjadi penentu tim untuk memperbaiki game ini sampai masa akhir pengembangannya.

Lawan Dinosaurus Dalam Final Fantasy XV Episode Duscae 2.0

Mari sama-sama berharap, tidak sampai ada Episode Duscae versi 10!
Baca Juga

Hanya saja kami masih tetap penasaran, sudah sejauh mana game ini dikembangkan? Karena Final Fantasy XV: Episode Duscae 2.0 juga tidak membawa kalian keluar dari area yang sama seperti demo sebelumnya. Trailer di atas memang menggambarkan suasana yang lain dari sekadar alam liar area Duscae, yang dijejali dinosaurus atau binatang aneh lainnya, layaknya film dokumenter saja! Namun trailer baru di atas pun juga sekadar pelengkap cerita saja, dan yang terpenting, kita juga masih diselimuti kabut misteri, mengenai kapan game ini bakal dirilis. Semoga saja Square Enix bisa segera memastikan ya, kapan game ini hadi untuk PlayStation 4 dan Xbox One!


SHARE
Previous articleBagikan Pengalaman Bermain BlackSquad Online dan Dapatkan G-Cash Gratis!
Next articleLanox Part 2: Kelanjutan Elsword Indonesia yang Makin Seru!
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.