Situs Perselingkuhan Ashley Madison Bocor Dihajar Hacker. Bagaimana Kabarnya Kini?

ahsley-madison

Ashley Medison diluncurkan sejak 2001 lalu dan merupakan sebuah situs yang dikhususkan untuk pasangan yang ingin berselingkuh. Namanya diambil dari dua penamaan bayi paling populer yakni ‘Ashley’ dan ‘Madison’. Menurut data Alexa per bulannya Ashley Madison diakses lebih dari dua juta pengunjung.

Situs ini menggunakan tagline “Hidup itu singkat. Ayo Selingkuh”. Meski kedengarannya riskan, toh nyatanya situs ini legal dan beriklan secara umum. Ashley Madison dipromosikan lewat radio dan televisi. Bahkan bahasa iklan cukup berani dengan menyarankan seseorang untuk lebih bahagia dan berselingkuh di sela jam kerja.

Sejak muncul Ashley memang menuai banyak kontroversi dan kecaman publik. Tapi mereka tetap eksis hingga saat ini. Terbaru sekelompok hacker mengumandangkan perang dengan perusahaan Avid Life Media yang menciptakan Ashley Madison. Mereka membobol data pribadi dari situs dan mempublikasikannya. Kenapa para hacker melakukan itu? Yuk simak informasi di bawah ini.

Alasan Hacker Bobol Situs Perselingkuhan Ashley Madison

Game Porno Penuhi Iklan Facebook. Ini Cara Menghentikannya!

Game porno seringkali muncul di iklan Facebook di timeline kita. Bagaimana cara menghentikannya? Simak ulasannya berikut ini!
Baca Juga

Para peretas yang mencuri data pengguna Ashley Madison menamakan dirinya ‘Impact Team‘. Mereka mengambil data lengkap pengguna termasuk rekening bank, rincian kartu kredit, nama asli dan alamat pengguna. Hacker bahkan memiliki list pengguna yang membayar untuk menghapus akun mereka.

Sebagian dari data yang dicuri dilaporkan sudah dipublikasikan sejak beberapa bulan lalu. Data tersebut bisa diakses lewat browser yang terenkripsi karena berada di server gelap. Peretas mengancam akan terus membeberkan data pengguna jika pihak Avid Life Media tidak mengabulkan permintaan mereka.

Keinginan mereka ialah penutupan situs Ashley Madison. Hacker sempat mengajukan penawaran namun sepertinya tidak menemukan titik kesepakatan. Alhasil Juli lalu sebagian data pribadi pengguna disebarluaskan. Bahkan kini data sudah bisa diakses melalui jejaring sosial Reddit.

Tak hanya itu, belakangan juga bermunculan gerakan serupa lewat platform database yang memungkinkan seseorang mencari siapapun yang diduga jadi pengguna Ashley Madison. Impact Team mengkritik bahwa perusahaan Avid Life Media memperdagangkan manusia. Adanya situs tersebut memudahkan orang kaya melakukan prostitusi terselubung untuk seks. Mereka juga mengecam bahwa fitur menghapus data pengguna seharga US$ 19 tidak benar-benar bekerja.

“Avid Life Media membohongi kalian. Selidikilah dan tuntut ganti rugi,” tulis Impact Team. “Lanjutkan hidup dan ambil pelajaran untuk berubah jadi manusia yang lebih baik.”

ashley-madison-website

Tanggapan Avid Life Media dan Dampak Sosial di Masyarakat

Tren Muslim Lolita Hebohkan Jepang!

Selain Gothic, Sweet, Classic, dan Punk Lolita, kini masyarakat Jepang tengah dihebohkan dengan kehadiran model fashion lolita terbaru: Muslim Lolita!
Baca Juga

Mendapat penyerangan dari Impact Team, pihak pengelola Ashley Madison tampaknya lebih memutuskan mengambil langkah hukum. Mereka tampak tak berniat melakukan perdamaian dan meminta bantuan FBI serta kepolisian setempat. Tim yang dibentuk sudah melakukan investigasi secara mendalam pada kasus ini.

Di lain pihak sejumlah pakar keamanan dan jurnalis Brian Krebs mengungkapkan bahwa mereka berhasil menghubungi sejumlah pengguna Ashley yang data pribadinya dibocorkan. Kabar terbaru, bocoran informasi tersebut membawa dampak sosial di masyarakat.

Dua pengguna Ashley Madison dilaporkan bunuh diri setelah identitasnya terungkap. Hal ini diungkapkan oleh kepolisian Toronto, Kanada dalam sebuah konferensi pers. Mereka tampak geram dan berusaha mengungkap siapa dibalik Impact Team.

Avid Life Media pun menawarkan imbalan sekitar Rp 5,3 Milyar pda siapapun yang bisa membongkar identitas hacker. Salah satu pejabar kepolisian, Bryce Evans menyarankan agar pengguna yang datanya bocor untu menonaktifkan rekening mereka.

Menurut Evans, peristiwa ini merupakan pencurian data terbesar di dunia dan unik karena mengungkapkan puluhan juta data informasi lengkap para pengguna. Dari catatan kepolisian diketahui bahwa pembobolan ini diketahui pada 12 Juli lalu. Hacker memberikan pesan soal pencurian dan tawaran permintaan mereka pada sejumlah pegawai Ashley Madison.

“Perbuatan ini melawan hukum dan tidak bisa ditolerir. Ini peringatan untuk Anda,” kata Evans pada Impact Team.


SHARE
Previous articleTGS 2015 Menjadi Surganya Gamer, 800 Game Baru Siap Dimainkan
Next articleGaruda Gemilang, Animasi Sepak Bola Indonesia Siap Tayang!
Ari aka Hawke Zigma memiliki segudang pengalaman dalam jurnalis game. Hawke populer sebagai anak didik langsung dari GrandC. Dia banyak membantu GrandC dalam menulis, meliput event berita, bahkan konsep. Nama Hawke cukup populer dalam dunia game underground karena dia juga pernah menggawangi langsung salah satu jaringan toko game di Surabaya, yakni GameQuarters.