Square Enix Pamer Kekuatan Luminous Engine, untuk Final Fantasy 15 yang Realistis!

Final Fantasy 15

Gentiana, Si Cantik dari Final Fantasy XV yang Bisa Jadi Obat Sakit Hati

Begitu hebatnya si pelayan cantik ini, bukan hanya sakit hati, Gentiana juga mampu pulihkan gejala rematik, asam urat, demam, hipertensi, kejang otot, cacing parasit, luka, kanker, sinusitis, hingga malaria.
Baca Juga

Selama TGS 2015 lalu, Square Enix memberikan banyak informasi baru untuk Final Fantasy 15. Mulai dengan trailer barunya, yang ternyata itu sekadar trailer Dawn yang mereka rilis selama Gamescom 2015 Agustus lalu, serta Active Time Report (ATR) yang membenarkan beberapa tanda tanya gamer selama ini. Salah satunya sudah kami ulas, dimana Noctis dan teman-temannya bisa menunggang anak ayam raksasa, Chocobo, dan juga bagaimana ketika dia mengisi waktu senggangnya dengan memancing. Selain itu, selama ATR juga mengulas mengenai Niflheim Empire, kerajaan rival Kingdom of Lucis dimana Noctis bernaung, serta penguasanya saat ini, King Regis. Kami juga mendapatkan penjelasan baru mengenai Lunafreya Nox Fleuret, serta karakter misterius lainnya yang bernama Gentiana, yang sepertinya berhubungan dengan Luna, dan berperan sangat penting di tengah cerita.

Final Fantasy 15

Kemarin Square Enix merilis video baru melalui channel YouTube mereka, yang memperlihatkan kecanggihan engine Luminous yang mereka gunakan untuk game ini, terutama dalam menerapkan proses motion capture, pergerakan karakter, animasi wajah, sampai juga proses membentuk monster dalam game. Kita juga melihat bagaimana beragam permukaan dalam game dibuat, dan bagaimana karakter berinteraksi dengannya.

Final Fantasy 15 – Lumnious Animation CEDEC 2015

Final Fantasy 15 – Visual Works Motion Capture Studio CEDEC 2015

 

Final-Fantasy-XV-Battle-2

Gara-Gara yang Satu Ini, Main Final Fantasy XV Bisa Bikin Kalian Ngeces!

Meskipun sekadar gambar, tapi dijamin kalian bisa ngeces jika melihatnya terlalu lama!
Baca Juga

Sebelumnya, melalui forum resmi game ini, sutradara Hajime Tabata juga mengatakan jika pihaknya sedikit mengubah mekanis pergantian senjata dalam Final Fantasy 15. Kini selama memainkan game, kalian bakal mengganti senjatanya secara real-time. Demikian kalian bisa mengganti keempat senjata utama secara langsung, tanpa perlu masuk ke dalam menu. Setiap senjata bisa kalian tempatkan pada masing-masing tombol Atas, Bawah, Kiri dan Kanan pada D-pad, sehingga mempermudah kalian dalam mengganti senjata secara langsung. Akkibat perubahan ini, maka sistem Break -> Rush -> Slash yang diterapkan selama demo Episode Duscae juga diubah untuk menghindarkan terjadinya senjata tidak sengaja berganti selama melakukan serangan berantai. Dan kini perubahan yang diterapkan memungkinkan kalian menyerang terus-menerus sembari tetap berganti antara senjata utama yang sudah diatur secara real-time. Kalian tidak perlu lagi mengatur senjata untuk setiap Break, Rush, dan Slash, sistem baru ini menawarkna lebih banyak opsi untuk mengubah mereka sembari melancarkan combo.

Final-Fantasy-XV-Battle-3

Sedangkan untuk serangan seperti Counter dan Raid (Jump Attack), atau serangan yang bisa dilancarkan pada waktu tertentu, kalian bisa gunakan senjata utama jika tidak ada senjata lain yang diatur, namun juga bisa otomatis berganti ke senjata yang memang dituukan untuk melakukan serangan tersebut.

Square Enix sepertinya sangat berhati-hati dalam mengembangkan Final Fantasy 15 ini untuk PlayStation 4 dan Xbox One. Bisa jadi, karena game ini menjadi Final Fantasy pertama yang menggunakan setting open-world serta gameplay yang bernuansa Action RPG, dan dan juga menjadi Final Fantasy pertama yang merupakan saksi suksesi kepemimpinan dari Tetsuya Nomura dan Hajime Tabata. Tidak ada yang tahu pasti bagaimana perasaan Nomura atas diambil-alihnya game impiannya ini, namun sepertinya ada drama yang cukup dalam, sampai Nomura ngambek, dan bisa kalian simak dalam ulasan kami sebelumnya.

Final-Fantasy-XV-Battle-4

Karena konsepnya yang berbeda dibandingkan Final Fantasy sebelumnya, lebih modern, karakter yang lebih pas disebut boyband bertualang (untungnya ada Cidney sebagai pemanis selama demo), serta gameplay-nya yang terasa banget kesan action-nya, Square Enix pun memutuskan memberikan demo, yang tidak hanya sekali saja, sampai dua kali, dan terakhir terjadi melalui Final Fantasy 15: Episode Duscae 2.0, yang berperan menjadi layaknya early access, dimana feedback gamer selama memainkan demo Episode Duscae bakal menjadi penentu tim untuk memperbaiki game ini sampai masa akhir pengembangannya.

Hingga awal Agustus 2015 ini, proses pengembangan Final Fantasy 15 telah selesai sekitar 65% hingga 70%. Dan Tabata juga mengungkapkan jika pihaknya bakal merilis game ini bersamaan antara versi Jepang dan translasinya. Dan karena itulah, pihaknya membutuhkan waktu lebih lama dalam proses debug dan lokalisasi bahasanya, sehingga kepastian jadwal rilisnya pun baru diungkapkan Maret 2016 mendatang.


SHARE
Previous articleGreget! Tak Sanggup Bayar Pajak, Berhala Otaku Ini Disita dan Dilelang Murah!
Next article6 Game Online yang Seharusnya Bakal Laris dalam Versi Mobile
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.