Apa yang Perlu Kalian Ketahui dari Teknologi FullDive di Sword Art Universe

teknologi fulldive

Teknologi FullDive Tidak Hanya Terbatas Pada Nerve Gear dan AmuSphere

Dunia Virtual Reality Baru Dalam Sword Art Online

Siapkan Dirimu, Ada Dunia Virtual Reality Baru dalam Sword Art Online Hollow Realization, game Sword Art Online terbaru, download Sword Art Online, game VR
Baca Juga
[clearboth]

Berbicara mengenai dunia Sword Art Online tidak bisa terlepas dari teknologi yang menjadi basis cerita petualangan Kirito dan kawan-kawannya di dunia ghaib virtual reality. Tahukan kalian bahwa teknologi FullDive tersebut tidak hanya terbatas pada Nerve Gear dan AmuSphere? Selain dua hardware yang sudah sangat kita kenal tersebut, masih ada beberapa generasi pengembangan mesin FullDive yang wajib diketahui oleh kalian yang mengaku sebagai penggemar berat SAO. Di bawah ini adalah kronologi pengembangan beberapa mesin FullDive yang dimulai dari Nerve Gear.


1

Nerve Gear


teknologi fulldive
Nerve Gear. Mesin FullDive generasi kedua yang menyebabkan 10.000 player terjebak dalam death game SAO.

Perkembangan VR Anime Sword Art Online

VR anime menjadi konsep yang acap kali digunakan sebagai plot utama cerita. Ini adalah beberapa VR Anime dari masa ke masa dalam rentang waktu 10 tahun.
Baca Juga
[clearboth]

Nerve Gear adalah mesin FullDive generasi kedua yang dikembangkan oleh Argus, perusahaan yang juga menciptakan Sword Art Online, dan merupakan mesin FullDive pertama yang diproduksi secara masal untuk kepentingan komersil. Nerve Gear berbentuk menyerupai helm yang menutupi hampir seluruh bagian kepala, dan bekerja dengan mem-bypass sepenuhnya semua sinyal saraf dari otak ke tubuh manusia, dan menggantikannya dengan sinyal-sinyal buatan untuk mensimulasikan lima indera manusia ke otak. Selain itu, Nerve Gear memancarkan sinyal microwave elektromagnet dengan frekuensi tinggi dan memiliki baterai cadangan yang sudah terinstalasi di dalamnya. Fakta inilah yang kemudian menjadi faktor penentu yang meyebabkan 10.000 player terjebak di game virtual reality Sword Art Online.


2

AmuSphere


teknologi fulldive
AmuSphere masih tergolong mesin FullDive generasi kedua.

Sword Art Online Movie Project

Project animasi terbaru Sword Art Online Movie akan kembali dipercayakan kepada staff inti Tomohiko Ito dan Shingo Adachi.
Baca Juga
[clearboth]

Bisa dikatakan AmuSphere adalah ‘adik’ dari Nerve Gear dan memiliki banyak perbaikan dari pendahulunya, termasuk perubahan frekuensi menjadi frekuensi rendah, pemasangan beberapa safety net untuk menjamin keamanan penggunanya berupa fungsi pendeteksian kondisi fisik dan fitur auto-logout ketika mesin ini membaca sinyal-sinyal abnormal ketika digunakan. Disamping itu, AmuSphere tidak memutus lima indera manusia sepenuhnya, sehingga stimulasi dari luar masih bisa dirasakan ketika pemakainya sedang berada di dalam virtual reality. AmuSphere dikembangkan oleh RECT Progress Inc. yang mengakuisisi Argus setelah mengalami pailit akibat insiden Sword Art Online.


3

Medicuboid


teknologi fulldive
Konno Yuuki menggunakan Medicuboid untuk tersambung ke Alfheim Online

Sangat berbeda dari Nerve Gear dan AmuSphere, Medicuboid adalah mesin FullDive generasi ketiga yang, seperti namanya, digunakan hanya untuk kepentingan medis. Mesin ini hanya digunakan untuk merawat pasien stadium terakhir yang hanya memiliki peluang kecil untuk sembuh. Mesin ini terhubung langsung ke otak dan tulang punggung pasien, serta memiliki kemampuan processing yang jauh lebih hebat ketimbang generasi sebelumnya. Mesin inilah yang digunakan oleh Konno Yuuki di kamar rumah sakitnya untuk terhubung dengan Alfheim Online dalam arc Mother’s Rosario.


4

Soul Translator (STL)


teknologi fulldive
Soul Translator, mesin fulldive generasi keempat yang menjadi bagian inti di arc Alicization

Gadget Wajib Bagi Yang Ngebet Masuk Dunia SAO

PlayStation VR, Gadget Wajib Buat yang Udah Kebelet Masuk Dunia Sword Art Online, spesifikasi PlayStation VR, demo PlayStation VR, video PlayStation VR
Baca Juga

STL adalah mesin FullDive generasi keempat yang diciptakan oleh Rath, sebuah perusahaan yang memiliki afiliasi dengan angkatan bersenjata dari pemerintahan Jepang (JSDF). Dalam arc Alicization yang dimulai dari volume 9 sampai volume terbaru novelnya, dijelaskan bahwa teknologi FullDive STL tidak lagi membaca sinyal otak manusia, melainkan langsung melakukan render terhadap fluctlight atau yang kasarnya disebut sebagai ‘jiwa’ atau ‘kesadaran’ atau ‘soul’ dari individu yang bersangkutan. Hal ini memungkinkan dunia virtual yang dihasilkan menjadi sangat nyata karena data yang ditampilkan adalah hasil pembacaan memory dan bukan lagi dalam bentuk polygon. Selain itu, teknologi ini juga memiliki kemampuan meningkatkan kecepatan berpikir dan konsep waktu penggunanya hingga 5.000 kali lebih cepat yang mengakibatkan adanya perbedaan waktu yang sangat lebar antara dunia nyata dengan dunia virtual. Rath mengembangkan teknologi ini untuk menciptakan AI sempurna dengan cara meng-copy sebuah fluctlight dari manusia asli.

Lanjut ke halaman 2….

1
2

SHARE
Previous articlePendaftaran GDG Prime 2015 Sudah Dibuka, Daftarkan Dirimu Sekarang!
Next articleLive-Action Bakuman Rajai Box Office Jepang di Minggu Pertama!
Hardcore PC gamer, berbekal pengalaman 4 tahun di mobile game industry, dan pecandu Anime akut. Sering dikenal dengan nama Chiize di dunia maya, penulis memiliki passion untuk meng-ekspose game-game terbaru yang mungkin belum banyak dikenal oleh khalayak ramai.