Meetup GemuGemu Bandung: Kolaborasi Developer dan Publisher untuk Ekosistem yang Lebih Baik

gemugemu bandung

Setelah dari Yogyakarta, GemuGemu melanjutkan roadshow-nya di kota Bandung. Seperti apa serunya?

Meetup GemuGemu Yogyakarta: Pentingnya Harmonisasi Developer dan Publisher agar Sukses Merilis Game

Memahami perbedaan antara tugas developer dan publisher ini penting sebelum merilis game, agar bisa sukses di pasaran
Baca Juga

Setelah menggelar di kota Yogyakarta, salah satu publisher game mobile baru asal Jakarta GemuGemu melanjutkan roadshow-nya di Bandung. Roadshow GemuGemu di Bandung sendiri bertempat di Co&Co Co-Working Space, Dipati Ukur Bandung pada tanggal 22 Oktober 2015 kemarin dan digelar atas kerja sama dengan TeknoJurnal dan didukung oleh Duniaku.

Dalam roadshow di Bandung ini, GemuGemu menekankan pentingnya harmonisasi antara developer dengan publisher untuk menciptakan ekosistem industri game yang lebih baik. Terkadang, banyak developer yang memiliki pertanyaan-pertanyaan di kepala mereka yang jawabannya ada di pihak publisher, seperti “saya sudah membuat game, bagaimana saya mempublikasikannya?” atau “bagaimana cara agar game saya dimainkan banyak orang?”. Begitu pula sebaliknya, publisher pun memiliki beberapa pertanyaan seperti “kami ingin mencari sebuah game bagus dan dengan update yang bagus pula” yang jawabannya tentu ada di pihak developer.

gemugemu bandung

Selain untuk saling menjawab pertanyaan di atas, harmonisasi antara developer dan publisher ini penting karena keduanya menyangkut ranah yang berbeda. Developer sendiri lebih banyak berkutat di “dapur” produksi, sehingga jarang ada developer yang jago di “dapur”, namun tidak memiliki pengetahuan bisnis sama sekali, seperti bagaimana menjual game-nya, bagaimana menjaring fans hingga monetisasinya. Hal itulah yang menjadi spesialisasi dari publisher, karena memang mereka setiap harinya berkutat dengan data dan tidak banyak ikut campur di dapur produksi.

gemugemu bandung

Sebagai salah satu publisher game mobile baru di Indonesia, GemuGemu pun mengajak developer untuk menciptakan harmonisasi ini. GemuGemu bukan hanya mempublikasikan game yang sudah jadi, namun mereka juga membuka kesempatan bagi developer yang ingin duduk bersama untuk mengembangkan sebuah konsep game yang sudah dimiliki. Dengan bantuan data-data dari GemuGemu, tentu diharapkan nantinya pengembangan lebih terarah dan sesuai dengan pasar yang dituju.

Sesi sharing ini bukan hanya menghadirkan Ihsan Wahab, Board of Director dari GemuGemu untuk membagikan insight-nya. Mohammad Ajie dari Tinker Games pun tak lupa juga hadir dan membagikan beberapa pengalaman Tinker Games selama berkecimpung di industri game dan bagaimana tips dan trip mereka agar bisa tetap sustain di industri ini.

gemugemu bandung
Mohammad Ajie, CEO dari Tinker Games

Selain menggelar sesi sharing di Co&Co, GemuGemu juga sempat bertemu dan bertatap muka dengan beberapa developer game asal Bandung, seperti Tinker Games, Jotter Productions, Garuda Games dan Arsanesia. Selain itu, keesokan harinya GemuGemu juga berkesempatan untuk berkunjung ke markas Rolling Glory.

gemugemu bandung

Setelah dari Bandung, roadshow GemuGemu berlajut di Depok dan dilangsungkan di dua tempat, di Universitas Indonesia dan di Code Margonda. Seseru apa acara meetup di Depok ini? Tunggu liputan selanjutnya di Duniaku!


SHARE
Previous articleJust Cause 3 Lebih Besar 10x dari Prekuelnya, Mendukung Virtual Reality Google Cardboard
Next articleDicoding: GDG Prime 2015 Bisa Jadi Katalis Bagi Akselerasi Ekosistem Industri Game
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.