Review The Flash Season 2 Episode 9 – Sekali Lagi, Flash Vs Luke Skywalker

The Flash Season 2Di paruh musim The Flash ini, Flash harus menghadapi Trickster dan Weather Wizard. Terdengar epik, tapi bagaimana dengan kualitas episodenya sendiri? Baca saja ulasannya dalam review The Flash season 2 episode 9 ini!

Dalam episode lalu, Flash harus meminta bantuan dari tim Arrow untuk melindungi Kendra Saunders dari Vandal Savage. Premis yang sangat epik dan cocok untuk episode crossover. Karenanya, episode 9 The Flash ini pun sebenarnya berada dalam posisi sulit karena harus menyajikan kisah yang tak kalah keren. Apa lagi ini adalah penghujung paruh musim, sebelum serial ini akan mengambil jeda hingga Januari.

Review The Flash season 2 episode 9 - The FlashBagaimana hasilnya? Ternyata… sekedar konflik Flash menghadapi musuh-musuhnya pun sudah bisa menandingi kualitas dari episode crossover sebelumnya. Terutama karena jumlah karakter yang terlibat tak terlalu banyak, dan semua sudah dikenali oleh fans, sehingga sutradara dan penulis naskah bisa menyajikan plot yang menggigit.

Apa saja cerita yang diangkat? Inilah sub plot yang akan kamu temukan kalau menonton episode ini:

Untuk plot utama: Mark Mardon sang Weather Wizard, yang di salah satu masa depan sempat menghancurkan Central City, akhirnya kembali beraksi. Tak tanggung-tanggung, dia membebaskan sekalian Captain Cold dan Trickster yang sangat berbahaya. Apakah ketiga supervillain ini bersedia untuk bekerja sama? Mampukah The Flash mengalahkan mereka?

Review The Flash season 2 episode 9 - Trickster Captain Cold Weather WizardSebelumnya, terungkap kalau Mark bertanggung jawab membunuh ayah Patty Spivot. Bagaimana pacar Barry ini menanggapi kalau Mark telah kembali?

Setelah lama tak terlihat, Zoom akhirnya kembali. Tapi dia tidak berminat untuk bergabung dengan musuh-musuh The Flash yang lain. Ia justru meneror Harrison Wells Earth-2. Apa sebenarnya yang speedster tercepat di dua bumi ini inginkan dari Wells?

Dan untuk plot melodrama: akhirnya Iris ingin mengungkapkan ke Joe kalau ia memiliki putra, yakni Wally West, sosok yang kalau di komik ditakdirkan untuk menjadi penerus Barry menjadi The Flash. Bagaimana Joe menerima kabar ini?

Review The Flash season 2 episode 9 - wally west joe west iris westSecara keseluruhan, episode ini dipenuhi oleh nuansa natal. Tak heran, mengingat inilah episode terakhir The Flash di bulan Desember, jadi ini satu-satunya kesempatan mereka untuk menyajikan episode bernuansa natal. Tapi itu bukan berarti episode ini hanya dipenuhi komedi ringan dan interaksi keluarga saja.

Review The Flash season 2 episode 9 - TricksterMark Hamill kembali menampilkan Trickster sebagai antagonis yang sangat berbahaya, walau ia tak memiliki kekuatan super. Kombinasi kecerdasannya dengan kekuatan Weather Wizard juga ternyata cukup efektif untuk dapat menangani The Flash dan memberikan ketegangan tersendiri.

Drama keluarga West akhirnya mencapai puncak di episode ini… dan sutradara episode berhasil mengemasnya dengan tepat. Porsinya tidak mengganggu, dan Jesse L. Martin sebagai pemeran Joe West mampu menyajikan emosi yang tepat untuk peran seorang ayah yang baru menyadari, setelah sekian lama, kalau ia memiliki anak yang tidak ia ketahui.

Plot Zoom menjadi bumbu ekstra yang sangat menarik. Mungkin kamu sudah penasaran kenapa Zoom repot-repot mengirimkan musuh secara rutin untuk dihadapi Flash, seperti penjahat Power Rangers. Akhirnya alasannya terungkap di episode ini. Cukup memuaskan… walau jujur, ini tidak sekuat pengungkapan di paruh musim lalu.

Kesimpulan review The Flash season 2 episode 9 ini: secara keseluruhan, ini adalah satu lagi episode yang solid dari serial The Flash. Pengungkapan di akhir episode, yang berhubungan dengan Zoom, cukup untuk membuat fans bertanya-tanya sementara The Flash akan libur hingga – minimal – Januari.

REVIEW OVERVIEW
Skor Episode
85 %

SHARE
Previous article10 Teori Gila Star Wars The Force Awakens dari Fans!
Next articleOne Punch Man Ep 10 : Lord Boros!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.