Studi Mengatakan Anime dan Manga Bisa Membuat Pintar Anak!

anime dan manga bisa membuat pintar

Seorang profesor asal Jepang mengatakan dalam esai-nya bahwa anime dan manga bisa membuat pintar anak-anak, memisahkan mereka dari anime dan manga bakalan membuat mereka bodoh!

10 Alasan Kenapa Kehidupan Otaku Lebih Menyenangkan Daripada Kehidupan Orang “Normal”

Kehidupan Otaku memang tak mudah, tapi siapa yang menyangka kalau kehidupan otaku pecinta anime lebih menyenangkan daripada kehidupan orang biasa? Inilah 10 alasannya…
Baca Juga

Baik di Indonesia atau pun di Jepang sana, orang tua selalu merasa resah ketika anak-anak mereka terlihat membaca manga atau menonton anime. Banyak orang tua yang berpendapat bahwa anak-anak mereka harusnya membaca buku pengetahuan atau melihat acara-acara yang bermanfaaat. Orang tua berpikir bahwa anak akan bodoh jika mereka membaca manga atau menonton anime. Apakah manga dan anime benar-benar membuat bodoh? Sepertinya tidak, karena studi mengatakan bahwa anime dan manga bisa membuat pintar anak-anak.

Salah satu profesor dari Unitersitas Tama, Yuichi Higuchi, menuliskan sebuah esai pendek berjudul Apakah Kamu Orang Tua Yang Buruk?. Dalam esai tersebut, profesor Higuchi menjelaskan bahwa anime dan manga bisa membuat pintar anak-anak, dan sebaliknya, memisahkan mereka dari anime dan manga adalah perbuatan yang buruk.

Mari kita mulai dengan manga. Menurut profesor Higuchi, membaca dan membaca ulang manga yang sama berkali-kali adalah cara terbaik bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan berbahasa mereka secara alami. Hal ini mengacu pada lebih dari sekedar pemahaman terhadap plot cerita, yang secara umum dapat dimengerti hanya dengan membaca sekali. Jika anak-anak ingin memahami makna yang lebih mendalam dari setiap kata-kata yang ada—seperti lelucon atau humor yang ada dalam salah satu dialog diiringi dengan ilustrasi visual—maka anak-anak butuh membaca sekitar dua atau tiga kali supaya mereka paham sepenuhnya terhadap cerita dalam manga.

anime dan manga bisa membuat pintar thumbs
Hmmm…. “Mandom”

Setiap kali anak-anak membaca ulang manga kesukaan mereka, mereka bakalan menemukan hal-hal baru. Kata-kata dan tata kalimat menjadi lebih masuk akal dan maksud dari kalimat tersebut menjadi lebih jelas. Setiap kali anak membaca manga, kemampuan mereka untuk memahaminya berkembang sedikit demi sedikit. Mereka belajar dengan cara yang mereka sukai, jadi mengapa tidak mendukung mereka saat anak-anak bosan lebih suka manga yang sudah using karena terlalu sering dibaca?

Lalu, bagaimana dengan anime? Anime menggunakan suara ketimbang tulisan bukan?

Lanjut ke halaman 2…

1
2

SHARE
Previous articleSurvei: Akun Instagram Bikin Online Shop Tambah Laris!
Next articleGrafik Ini Tunjukan Berapa Lama Hunter x Hunter Hiatus!
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.