Siapa Bilang Otaku Bakat Alami! Semua Bisa Menjadi Otaku Profesional di Sekolah Anime Ini!

Sekolah Anime Tokyo

Mau menjadi otaku profesional? Tuntut ilmunya segera di sekolah Anime Tokyo yang satu ini.

Greget! Tak Sanggup Bayar Pajak, Berhala Otaku Ini Disita dan Dilelang Murah!

Apa jadinya jika berhala otaku disita akibat sang pemilik tak sanggup membayar pajak? Figure yang masih tersegel rapi ini pun disita dan dilelang murah
Baca Juga
[clearboth]

Hingga saat ini, negara Jepang memang terkenal dengan anime, video games, dan cosplay-nya. Bahkan distrik Akibahara di Tokyo menjadi kota para pemilik hobby unik tersebut. Banyak otaku yang tumbuh bermunculan, menjadikan sebuah gaya tersendiri distrik Akibahara dimana orang-orang mampu bekerja sambil bermain. Kedengarannya sangat keren bukan? Namun disana ada sebuah sekolah Anime Tokyo (Tokyo School of Anime) yang membuka peluang bagi otaku yang tertarik di bidang industri anime secara profesional. Mereka pun kini mengembangkan sebuah departemen baru yang bernama Akiba Bussiness World (Akiba merupakan singkatan dari Akibahara). Sekolah Anime Tokyo tersebut sudah memiliki program studi yang cukup lengkap, dan dengan adanya departemen yang baru ini maka akan ada enam bidang studi otaku yang bisa kamu pilih.

1

Maid & Cosplay Business

Sekolah Anime Tokyo

Yang pertama, sekolah Anime Tokyo ini memiliki bidang spesial Maid & Cosplay Business, dimana akan mengajarkan murid-muridnya seluk beluk membuka bisnis kafe bertema, restaurant, atau toko. Juga termasuk pembelajaran tentang pelajaran advertising dan manajemen sumber daya manusia.

2

Doujinshi

Sekolah Anime Tokyo

Program studi selanjutnya yang ditawarkan di sekolah Anime Tokyo ini adalah Doujinshi. Eits jangan berpikir negatif dulu. Bidang pembelajaran ini membantu para pembuat komik independen lebih mengerti cara untuk mempromosikan dan menjual karya-karya mereka. Sekaligus mempelajari legalitas manga dari industri manga.

3

Anime Event Staff

Sekolah Anime Tokyo

Program studi Anime Event Staff ini sangat berguna bagi mereka yang ingin belajar lebih dalam mengenai bagaimana membuat rencana sebuah pagelaran seefektif mungkin. Sekaligus mengelola “gathering” para fans, serta berbagai pelajaran logistik, staffing, dan juga cara berkoordinasi dengan industri anime profesional yang lain. Studi ini lebih menekankan pekerjaan dibalik layar.

4

Anime Producer

Sekolah Anime Tokyo

Nah, berikutnya program pembelajaran yang ada di sekolah Anime Tokyo ini adalah Anime Producer. Seperti namanya, program studi ini lebih ditujukan kepada mereka yang ingin menempati posisi sentral dalam produksi konten anime dan juga video game.

5

Akiba Bussiness World

Sekolah Anime Tokyo

Terakhir, program terbaru yang ditawarkan di sekolah Anime Tokyo ini adalah Akiba Bussiness World. Program ini sangat cocok bagi mereka yang ingin terjun menjadi seorang idol. Ada dua program studi yang ditawarkan di studi ini. Pertama adalah program menjadi idol itu sendiri, dan yang lain adalah menjadi produser sang idol. Tentu pembelajaran yang diberikan, dasar-dasarnya hampir sama yaitu kearah idoling. Program studi baru ini akan dibuka pada bulan April 2016 mendatang.

10 Alasan Kenapa Kehidupan Otaku Lebih Menyenangkan Daripada Kehidupan Orang “Normal”

Siapa yang menyangka kalau kehidupan otaku pecinta anime lebih menyenangkan daripada kehidupan orang biasa? Inilah 10 alasannya…
Baca Juga

Nah, bagaimana para pembaca? Apakah kamu tertarik untuk mengikuti salah satu program studi yang disediakan di sekolah Anime Tokyo ini? Dipastikan bagi kamu yang mengikuti program studi ini, akan menjadi seorang Otaku yang bisa bekerja sebagai profesional deh!


SHARE
Previous articleFitur Galaxy S7: AntiSpam, Cegah Stalker dan Penggemar Iseng Ganggu Hidup Loe!
Next articleWow, Ada Assassin’s Creed di Easter Egg Far Cry Primal Ini!
Pembaca Omega-Zigma di zaman pembahasan DOTA. Tertarik dalam dunia game, mencoba mencari guide game Online sebelum main. Suka mencoba character build sendiri, hingga pernah mengikuti event Dragonica Online dan berhasil menang. Saat ini bekerja di Zigma-Omega karena referensi dari teman kuliah. Selain bekerja saat ini sibuk dengan kuliah juga.