Review Episode 2 Season 6 Game of Thrones – Home

Game of Thrones (1)

Episode 2 season 6 Game of Thrones akhirnya memberi jawaban tentang pertanyaan terbesar seri ini! Penasaran? Cek saja reviewnya ini!

Sinopsis

Di episode sebelumnya, Jon Snow dipastikan mati. Apakah yang akan Davos Seaworth lakukan terhadap jasad dari komandan Night’s Watch itu? Apa pula yang akan ia lakukan untuk menangani ancaman dari Ser Alliser Thorne dan komplotannya?

Trailer season 6 memberi gambaran kalau Bran Stark akhirnya akan kembali, dan sepertinya memiliki peran penting dalam cerita. Tapi dia sama sekali tidak muncul dalam episode perdana kemarin. Apakah dia akan muncul kali ini?

Cersei dan Jaime tampaknya mulai merencanakan plot balas dendam untuk membalas derita bertubi-tubi yang mendera keluarga Lannister. Akankah mereka memulai aksi mereka di episode ini?

Sansa berhasil melarikan diri dari cengkeraman Ramsay Bolton. Apa yang akan Ramsay lakukan menghadapinya? Akankah dia melakukan tindakan drastis yang berbahaya? Sementara itu di Braavos, Arya masih berjuang dengan pengelihatannya yang lenyap. Akankah gadis ini mengalami kemajuan berarti? Lalu, apa yang akan Tyrion lakukan menghadapi hilangnya Daenerys?

Kembalinya Harapan

Game of Thrones 6.2 - Melissandre Jon Snow

Serial HBO yang satu ini memang terkenal dengan nuansanya yang kelam dan karakter-karakter yang bisa mati kapan saja, tak peduli betapa populer mereka. Tentunya, tak ada yang salah dengan itu. Namun setelah melewati musim kelima yang begitu kelam dan penuh darah, ingin rasanya memperoleh sedikit cahaya agar tak terlalu depresi dalam mengikuti pergolakan kekuasaan di Westeros.

Kalau kamu juga berharap begitu, maka episode 2 Season 6 Game of Thrones ini secara tak terduga akan memberikannya untukmu. Detil pastinya tidak bisa dibocorkan di sini. Kamu harus membaca bagian spoiler yang dipisah ke halaman dua untuk membaca pembahasan penuhnya. Yang jelas, akhirnya kamu akan merasa seri ini memiliki protagonis sejati.

Jangan salah, itu bukan berarti episode ini damai dan penuh kepahlawanan. Sama sekali tidak. Ada beberapa karakter yang mati di sini, beberapa di antaranya dengan sangat-sangat sadis.

Game of Thrones 6.2 - Wun Wun

Akankah Ada Pengganti Captain America setelah Civil War?

Apakah kejadian di Captain America: Civil War memastikan adanya pengganti Captain America, tak peduli Steve Rogers hidup atau mati?
Baca Juga

Ramsay Bolton adalah karakter yang di novel maupun di film terasa seperti upaya penulis untuk menciptakan pengganti Joffrey. Kesadisan yang ia sajikan selalu terasa begitu berlebihan, dan kali ini pun tak terkecuali. Kamu bisa jijik sendiri melihat kebejadan Ramsay tak memiliki batas.

Sebenarnya, kejahatan berlebihan ini juga membuat sosok Ramsay semakin mendekati taraf penjahat kartun. Antara itu, atau penjahat sinetron yang diizinkan membunuh oleh pihak stasiun TV. Tinggal tambahkan dia kumis dan topi tinggi, tiba-tiba Ramsay pun menjadi penjahat dari kartun 70an. Bahkan Joffrey pun sempat terasa lebih oke dari dia.

Kematian yang terjadi melibatkan dua tokoh penting, dan mereka tewas dengan sama mengejutkannya seperti yang terjadi pekan lalu. Terlalu mengejutkan malah. Semakin lama, semakin terasa HBO ingin mempercepat alur plot dengan membuang karakter yang tak mereka rencanakan untuk digunakan.

Langkah HBO ini memang membawa Game of Thrones menjadi lebih tak bisa diduga. Namun itu juga membuat serial ini, hingga episode 2 season 6 Game of Thrones, terasa seperti fan fiction standar. Untungnya… harapan yang ditabur HBO di episode ini begitu hebat, hingga fan pasti akan tetap mengikutinya.

Untuk membaca pembahasan mengenai harapan yang disebut-sebut ini, kamu harus melihat halaman kedua. Tapi hati-hati, itu adalah halaman spoiler.

1
2
REVIEW OVERVIEW
Skor Episode
80 %

SHARE
Previous articleBelajar Bahasa Dayak Lebih Mudah dan Menyenangkan Lewat Aplikasi Ini
Next articleTebak Kata Saku, Main Tebak-tebakan di HP Bisa Dapat Hadiah Langsung!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.