Pada Akhirnya, Siapakah Pemenang Sejati Civil War?

SPOILER ALERT!!

Civil War - Iron Man Captain America
Film Captain America: Civil War telah ditayangkan di seluruh dunia. Pada akhirnya, siapakah pemenang sejati Civil War? Ini jawabannya!

Untuk mencoba melihat siapa pemenang sejati Civil War, kita harus membedah dulu pencapaian dan kerugian masing-masing pihak yang terlibat. Mari kita mulai dari para pemimpin utama masing-masing tim.


1

Captain America


Captain America Civil War - Team Captain AmericaSebelum perang: Steve Rogers adalah pemimpin dari kelompok Avengers. Bahkan Jenderal Ross yang terkesan keras pun selalu menahan nada bicaranya di hadapan Rogers, seakan menunjukkan respek pada tentara yang sudah lama berjuang itu. Dia juga memiliki trading card, kostumnya dijual untuk cosplay (kamu bisa melihat anak-anak mengenakan pakaiannya di Jessica Jones), dan benar-benar punya komik diterbitkan.

Setelah perang: Steve Rogers mungkin tidak terbunuh di Civil War. Ia juga sukses mengalahkan Iron Man dalam duel vital di akhir, saat Tony kehilangan kendali karena dikuasai amarah. Namun apakah itu berarti Captain America adalah pemenang sejati Civil War? Tidak.

Akibat Civil War, Steve sekarang menjadi pelarian. Perisai Captain America yang menjadi simbolnya ia tinggalkan, karena ia sadar dengan melindungi Bucky (pembunuh Howard Stark, sahabatnya), menyebabkan keretakan Avengers, dan menolak Sokovia Accords ia mungkin tak layak menyandangnya lagi. Tony Stark pun pasti akan butuh waktu lama untuk memaafkan pengkhianatannya.

Pada akhirnya, hanya ada dua hal signifikan yang Steve peroleh dari konflik ini: ia berhasil menyelamatkan Bucky dan ia masih bisa mengoperasikan tim Avengers rahasia, di luar Sokovia Accords. Selain itu ia kehilangan perisainya, reputasinya, bahkan sahabatnya: Tony Stark.


2

Iron Man


Captain America Vs Iron Man - Iron Man Team

Tobey Maguire Kagum dengan Spider-Man Versi Tom Holland

Walau tak ditunjuk jadi Spider-Man lagi, Tobey Maguire rupanya tidak mendendam. Dia malah terkesan dengan Spider-Man versi Tom Holland!
Baca Juga

Sebelum perang: Tony adalah sponsor utama Avengers. Walau katanya mundur di akhir Avengers: Age of Ultron, dan sebelumnya sudah menghancurkan banyak armor di akhir Iron Man 3, Tony ternyata tak mampu benar-benar gantung senjata. Ia bahkan sudah mempersiapkan armor model baru, yang terpaksa ia gunakan menghadapi Captain America.

Setelah perang: Captain America mungkin kehilangan banyak hal akibat Civil War, tapi kalau dilihat baik-baik justru Tony yang nasibnya lebih tragis. Ia kini ditinggalkan oleh nyaris semua sekutunya! Hanya Vision yang tersisa di gedung Avengers setelah Civil War berakhir. Ia harus merekrut Spider-Man dan pahlawan-pahlawan lain hanya untuk menambah orang.

Rhodes masih ada di sisinya, namun sang War Machine kehilangan fungsi kakinya. Sepertinya akan sulit untuk Rhodey melanjutkan karir sebagai superhero. Jadi paling-paling Rhodey hanya bisa menjadi konsultan hingga ia benar-benar pulih.

Vision? Pada akhirnya, Rhodey lumpuh karena Vision tidak fokus saat mencoba menembak Falcon. Walau ia masih di sisi Tony, jangan heran kalau Tony masih marah terhadap robot yang satu itu.

Pepper Potts? Mantan eksekutif Stark Industries itu bahkan sudah meninggalkan Tony sebelum film dimulai. Saat ini Tony benar-benar sendirian di atas puing-puing kelompok Avengers. Lebih parah lagi, ia pun gagal menghabisi maupun menangkap pembunuh orang tuanya.

Tony mungkin masih menjadi anggota resmi Avengers di akhir film, namun dia benar-benar babak belur di Civil War ini.

Jelas, dua tokoh utama kita tak bisa dikatakan sebagai pemenang sejati Civil War. Jadi siapa sang juara? Kalau ingin tahu, kamu bisa melanjutkan ke halaman kedua!

Karakter Captain America Civil War - Iron Man War Machine

1
2

SHARE
Previous articleWarung Chain, Game HP yang Bisa Bikin Kamu Kenyang dan Dapat Hadiah!
Next articleSetelah Grand Chase, Kini Elsword Mobile Tengah Memasuki Masa CBT!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.