Mencicipi Demo SHE and The Light Bearer, Visual Novel Cantik dengan Musik yang Asyik

She and the light bearer

Project SHE yang merupakan hasil kolaborasi dari Mojiken Studio (Surabaya) dan Toge Productions (Jakarta) akhirnya menampakkan wujudnya dalam SHE and The Light Bearer ini. Berikut sedikit impresi Duniaku saat menjajal versi demonya di gelaran PopCon Surabaya 2016 kemarin!

Sekitar pertengahan tahun 2015 lalu, dua developer dari dua kota berbeda yaitu Mojiken Studio (Surabaya) dan Toge Productions (Jakarta) mengumumkan kolaborasi mereka untuk mengembangkan sebuah game PC. Pada saat itu, belum banyak detail yang dibeberkan mengenai proyek yang diberi kode Project SHE ini. Hanya saja, Mojiken Studio mengungkapkan bahwa Project SHE ini masih ada kaitannya dengan salah satu game yang dibuat di MojikenCamp, She Who Once Was Lost yang dibuat oleh salah satu artist mereka, Brigitta Rena.

She and the light bearer

Nah, setelah hampir satu tahun berlalu, akhirnya kita mengetahui bagaimana wujud Project SHE sebenarnya. Yap, tepat pada gelaran PopCon Surabaya 2016 kemarin, Mojiken Studio membawa demo game ini, yang kini berubah judul menjadi SHE and The Light Bearer! Genrenya sendiri pun cukup berbeda dengan She Who Once Was Lost, dimana SHE and The Light Bearer mengusung genre visual novel dengan balutan art cantik dan musik yang asyik didengar.

She and the light bearer
Mencicipi game terbaru Mojiken Studio, She and The Light Bearer

Duniaku sendiri mendapatkan kesempatan untuk mencicipi demo sepanjang kurang lebih 20 menit ini. Visual novel ini sendiri mengisahkan tentang seekor kunang-kunang yang menjelajah hutan untuk mencari sosok bernama Ibu. Karena langit sedang mengancam maka orang-orang di permukaan bumi membutuhkan sosok untuk menyelamatkan mereka, yaitu sosok yang dipanggil Ibu tersebut. Dalam game ini, kamu akan memerankan sang kunang-kunang tersebut, yang akan bertemu dengan berbagai penjaga hutan guna mencari sosok Ibu. Salah satunya seperti yang ditampilkan dalam demo, dimana sang kunang-kunang bertemu dengan Anggrek dan memecahkan misterinya.

She and the light bearer

She and the light bearer

Seperti tipikal visual novel, fokus utama dari game ini adalah cerita yang dalam dan grafisnya yang cantik serta memiliki ciri khas tersendiri. Tidak banyak gameplay yang kamu lakukan, hanya terdiri dari beberapa mini game-mini game saja. Musik yang asyik akan membuatmu serasa masuk dalam cerita, sehingga membuat demo 20 menit ini tidak terasa sudah berakhir. Salah satu mini game yang ditampilkan dalam demo adalah saat kamu harus menemukan sesuatu di antara beberapa bunga, dengan cara memilih bunga yang benar dan membuka kelopaknya satu per satu.

She and the light bearer

She and the light bearer

Ketika ditanya, Rena mengungkapkan bahwa SHE and The Light Bearer ini akan menjadi prolog dari franchise SHE yang akan dikembangkan secara berseri. Nantinya, menurut rencana kamu bisa menikmati cerita prolog ini dengan playtime kurang lebih dua jam. Untuk pengembangannya sendiri Rena mengungkapkan sudah memasuki tahap final, dan dia berharap game ini bisa dirilis di Steam tahun 2016 ini juga.


SHARE
Previous articleSatu Lagi Tokoh Utama Attack on Titan Terbunuh!
Next articleInilah Chasm, Action RPG Ala Castlevania Terbaik yang Dinantikan Sejak Tahun 2013!
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.