Review Episode 10 Season 6 Game of Thrones – Winds of Winter

episode 10 season 6 game of thrones

Episode 10 season 6 Game of Thrones menandakan akhir dari musim terbaru ini. Kualitasnya? Benar-benar epik dan keren! Baca pembahasannya di bawah ini!

Sinopsis

Episode 10 season 6 Game of Thrones ditandai dengan datangnya musim dingin. Setelah bertahun-tahun almarhum Eddard Stark memperingatkan, musim beku panjang di Westeros ini akhirnya betul-betul datang. Dan siapa sangka musim ini diawali dengan gejolak hebat?

Cersei Lannister akan diadili oleh High Sparrow. Dengan tidak adanya pilihan trial by combat, taktik apa yang akan digunakan wanita licik ini?

Margaery Tyrell tak sepenuhnya berhasil dikendalikan oleh High Sparrow, terbukti dari taktik pintarnya untuk membuat Olena Tyrell meninggalkan King’s Landing. Apakah rencananya akan terungkap di episode ini?

Daenerys sudah memperoleh armada kapal untuk melintasi laut. Apakah ini momen ia kembali ke Westeros?

Jaime Lannister berhasil mengembalikan status quo di Riverrun. Apakah mungkin dia akan melanjutkan dengan menghabisi Walder Frey juga?

Dan di utara, Jon Snow serta Sansa harus menangani situasi di sana setelah wilayah itu kembali jatuh ke tangan keluarga Stark. Siapakah yang akan menjadi penguasa resmi? Apakah Jon? Sansa? Ataukah justru Littlefinger

Jawaban dari semua pertanyaan itu tersaji di episode 10 season 6 Game of Thrones.

Review

Game of Thrones 6.10 - Margaery

Kelemahan Game of Thrones biasanya adalah serial ini tidak lebih pendek. Maksudnya? Dengan format 10 episode, terkadang ada beberapa episode yang jelas-jelas terasa filler. Biasanya hanya ada tiga episode yang pasti terhindar: episode 1, episode 9, dan episode terakhir.

Episode 10 season 6 Game of Thrones tidak lantas mengendur setelah pertempuran hebat di episode 9. Sebaliknya, HBO menekan pedal habis-habisan untuk menyaksikan kejutan demi kejutan di dalam episode terakhir musim keenam ini. Bisa dibilang, masing-masing subplot menyajikan sesuatu yang berbeda untuk fan.

Belum puas dengan balas dendam Jon Snow pekan lalu? Ada satu adegan pembalasan lain yang akan membuatmu girang di episode ini, juga pertanda kembalinya satu tokoh penting ke Westeros.

Takut kalau kemenangan Jon Snow akan langsung disusul tragedi? Maka lihat saja subplot Jon Snow untuk melihat kelanjutan yang cukup epik dari kemenangannya.

Sudah lama penasaran dengan apa yang terjadi di Tower of Joy, dan kesal karena Bran tak kunjung melihat fakta di balik kejadian itu? Hal besar itu akhirnya terungkap di sini. Bagaimana dengan plot Arya yang selama beberapa musim tidak jalan ke mana-mana dan seakan berdiri di sini? Kalau yang itu, kamu harus menonton untuk tahu jawabannya.

Game of Thrones 6.10 - Jon Snow

Tetap ada kelemahan di episode 10 ini. Salah satunya adalah tendensi sutradara untuk mengangkat plot yang mungkin akan menarik, tapi kemudian berakhir mendadak. Salah satu contohnya adalah Doran Martell dari musim lima lalu, yang sempat tampil karismatik lalu mati begitu saja.

Kali ini yang apes mendapat peran itu adalah Margaery Tyrell. Dia diperlihatkan sudah memiliki rencana tersendiri, karenanya ia meminta Olena pergi dulu. Tapi di sini nasibnya berakhir mendadak sebelum ketahuan dia ingin melakukan apa.

Serial ini juga memiliki tendensi konyol dalam menyajikan perjalanan karakternya. Braavos dan Westeros bahkan beda benua, tapi Varys dan satu tokoh lagi bisa bolak-balik dengan begitu mudah. Ini hal minor tentunya, tapi bisa terasa mengganggu.

Mengesampingkan kelemahannya, episode 10 season 6 Game of Thrones ini benar-benar sangat kuat. Layak untuk kamu tonton.

REVIEW OVERVIEW
Skor Episode
90 %

SHARE
Previous articleHantu Jepang Terbukti Berbahaya, Yo-kai Watch 3 Sampai Panggil Duo The X-Files
Next articleUpdate Fitur Tournament Clash Royale Bikin CoC Makin Gak Laku
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.