Pemain Pokemon GO Tidak Perlu Takut Adanya Pemblokiran, tapi Takutlah pada Hal Ini

cara menangkap Pokemon dengan CP lebih tinggi Pokemon GO

Isu blokir-memblokir memang selalu menjadi isu ketika ada sebuah aplikasi atau layanan yang berhubungan dengan teknologi informasi baru masuk ke negara kita. Mulai Netflix, game, dan baru-baru ini, Pokemon GO.

Isu mengenai pemblokiran 15 game yang dianggap “berpengaruh buruk terhadap anak” memang sudah berlalu dan hanyalah sebuah isu yang dimanfaatkan pihak tertentu untuk mendapatkan perhatian publik. Dari pemerintah sendiri, pihak Kemkominfo dan Kemdikbud justru lebih terbuka dengan memberikan pengarahan kepada masyarakat tentang sistem rating game. Bahkan tak lama lagi Indonesia akan memiliki sistem rating game-nya sendiri.

Baru-baru ini, demam Pokemon GO melanda hampir di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Sebenarnya Indonesia sendiri belum mendapatkan perilisan resmi dari game Augmented Reality (AR) ini, namun hal itu tak dapat membendung bocornya file APK Pokemon GO di sini. Belum sempat mengunduh APK Pokemon GO? Kamu bisa mengunduhnya pada keterangan di bawah ini:

Khusus pengguna Android, kalian sudah bisa mengunduh Pokémon GO APK-nya melalui tautan dari kami berikut ini. Langsung saja install, dan mainkan. Pokémon GO APK berukuran 58 MB tersebut (110 MB untuk iOS, dan membutuhkan iPhone, iPad atau iPod touch minimal dengan OS 8) tidak membutuhkan tambahan data untuk memainkannya.

Merebaknya Pokemon GO di Indonesia, seperti di negara lainnya, juga menimbulkan efek sosial. Karena Pokemon GO mengharuskan pemainnya untuk keluar rumah dan ke tempat-tempat umum, secara langsung apa yang pemain lakukan akan memiliki pengaruh ke masyarakat. Kini, jika kamu berada di area publik seperti taman, mal, alun-alun kota, dan tempat-tempat lainnya, kamu akan sering menemukan sesama Pokemon Trainer yang sedang mencari Pokemon di daerah tersebut, atau mungkin sedang bertarung memperebutkan gym.

Ahok Mendukung Pokemon Go
Pak Ahok mendorong pemain Pokemon GO untuk main di Balai Kota.

Mengenal John Hanke, Sosok Jenius di Balik Kesuksesan Pokemon GO

Jangan cuma main gamenya, kamupun harus mengenal sosok dibalik suksesnya Pokemon GO
Baca Juga

Masalahnya, tak semua pemain memiliki rasa tanggung jawab yang sama terhadap keselamatan dirinya sendiri atau orang lain. Sudah banyak berita dari luar negeri yang berisi tentang kecelakaan yang terjadi ketika seseorang sedang bermain Pokemon GO. Game ini juga mendapat kabar yang tidak sedap tentang keamanan dan disinyalir dapat membahayakan privasi pemainnya, atau bahkan negara.

Akan tetapi, kita tidak usah berasumsi terlalu jauh, apalagi dengan menyambung-nyambungkan nama Pokemon dengan bahasa tertentu. Hei, bahkan kalau kamu niat, namamu dan nama saya pun bisa dicocokkan dengan teori konspirasi apapun.

Memang betul, Pokemon GO mendapatkan perhatian dari pemerintah, karena saking populernya game ini. Mereka pun sebenarnya menanggapi hal ini dengan cukup netral, yaitu jika terjadi sesuatu yang merugikan banyak pihak, maka mereka baru akan bertindak. Dari Kemkominfo sendiri telah menyatakan bahwa Pokemon GO tidak akan mereka blokir dan hanya sekadar mengingatkan tentang keselamatan dan keamanan para pemainnya.

Pokemon Go
Satu taman mempunyai hobi yang sama? Kapan lagi?

Inilah Alasan yang (mungkin) Dipakai Kominfo Blokir Pokemon Go!

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dikabarkan siap memblokir game yang tengah menjadi trending topic. Apa alasan Kominfo blokir Pokemon Go?
Baca Juga

Jadi, sebelum terjadi hal-hal yang akan mengundang tindakan pemerintah, sepertinya tidak akan ada yang namanya pemblokiran atau apapun yang dapat mengusik keasyikan kita bermain Pokemon GO, kecuali…

Ya, kecuali pemainnya sendirilah yang mengacau. Seperti yang telah disebutkan di atas, tak semua pemain Pokemon GO memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri atau orang lain. Contohnya adalah seorang pria 21 tahun yang ditikam dipundaknya ketika sedang bermain Pokemon GO dan, anehnya, tetap melanjutkan bermain dan membeli makanan ringan terlebih dahulu sebelum akhirnya mendapatkan delapan jahitan.

Sebelumnya, ada pula kasus kecelakaan mobil di New York yang disebabkan oleh pengendara yang terlalu asyik bermain Pokemon GO tanpa memerhatikan sekitar. Pejalan kaki pun tak luput dari celaka. Tak memerhatikan sekitar saat bermain Pokemon GO, seorang remaja perempuan tertabrak oleh mobil yang melintas.

erlinda KPAI 2
Kamu tidak mau berurusan dengan ibu ini lagi kan?

KPAI Klaim Berhasil Memblokir 15 Game dan Tuduh Developer Sebagai Pelaku Peretasan, Benarkah?

Mari kita bedah pernyataan KPAI yang mengklaim telah berhasil memblokir 15 game dan menuduh developer dan penerbit game sebagai pelaku peretasan.
Baca Juga

Kamu bisa bayangkan, apa yang terjadi jika kecelakaan-kecelakaan di atas terjadi di Indonesia? Ya, akan banyak orang tua, pemerhati anak, dan pihak pemerintahan yang akan bereaksi. Beruntung jika mereka meminta adanya regulasi yang “membatasi” atau sekadar panduan bermain Pokemon GO yang aman. Tapi sepertinya yang lebih mungkin terjadi adalah dituntutnya game ini agar diblokir, apalagi jika sudah ada nyawa yang melayang.

Jadi, marilah kita bermain Pokemon GO dengan aman agar kita tidak perlu dipusingkan dengan isu pemblokiran atau isu lainnya yang memusingkan!


SHARE
Previous articleXbox One S Dirilis Agustus, Dijual Lebih Murah dari PlayStation 4!
Next articleGa Bisa Keluar Rumah Berburu Pokemon? Berburu Monster dari Rumah Saja di Monster Age!