Ini Dia 8 Game yang Bakal Unjuk Gigi di Indiesche Partij PopCon Asia 2016!

Indiesche Partij

Setelah diseleksi dari puluhan karya yang masuk, akhirnya terpilih delapan game yang bakal unjuk gigi di Indiesche Partij PopCon Asia 2016 bulan Agustus besok!

Seperti yang pernah kami tuliskan sebelumnya, untuk membantu developer indie Indonesia dalam mendapatkan exposure lebih saat mengikuti pameran konsumen, dibentuklah sebuah pergerakan yang diberi nama Indiesche Partij. Pergerakan ini sendiri diinisiasi oleh beberapa developer indie Indonesia seperti Agate Jogja, Mojiken Studio dan Toge Productions bersama dengan Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BeKraf) dan Dicoding. Konsep dari Indiesche Partij ini cukup simpel, dimana developer indie yang ingin berpameran di event konsumen akan dikumpulkan menjadi satu di sebuah area terpadu yang lebih megah agar menarik pengunjung. Konsep ini sendiri mirip dengan konsep Indie Megabooth yang digelar di PAX, yang terbukti sukses menyedot atensi pengunjung akan kehadiran game-game indie ini.

Indiesche Partij, Pergerakan Gamedev Indonesia yang Siap Ramaikan Event Konsumen!

Ingin tahu lebih banyak mengenai Indiesche Partij? Duniaku mendapatkan kesempatan untuk berbincang santai dengan Frida Dwi, salah satu inisiator pergerakan ini.
Baca Juga

Sebagai pilot project pertama dari Indiesche Partij ini, akhirnya dipilih event PopCon Asia yang akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 12 hingga 14 Agustus 2016 mendatang. Untuk pesertanya sendiri, Indiesche Partij menggelar sebuah challenge di Dicoding, dimana akhirnya terpilih delapan game yang akan berpameran di booth Indiesche Partij PopCon Asia 2016 nanti. Delapan game ini dipilih setelah memenuhi kriteria yang ditetapkan panitia, antara lain kualitas, kebutuhan game akan showcase, kemampuan untuk membuat keramaian, dan juga prestasi. Apa saja delapan game yang lolos seleksi dan mendapatkan kesempatan unjuk gigi di PopCon Asia 2016 ini?

1

Infectonator Survivors - Toge Productions

Pertama kali dirilis dalam versi early access di Steam, Infectonator Survivors terus memberikan update-update menarik dari segi gameplay. Kabarnya sih, game ini akan dirilis dalam waktu dekat. Bagi yang belum tahu, Infectonator Survivors adalah sebuah game yang mengkombinasikan banyak genre sekaligus, mulai dari RTS, tower defense, roguelike, hingga simulasi manajemen. Dalam game ini kamu dituntut untuk memandu sekumpulan survivor untuk bertahan hidup dari kiamat zombie.

2

Number Rumble - Game5Mobile

Sebagai sebuah game multiplayer, Number Rumble pastinya akan menghadirkan kehebohan tersendiri dalam booth Indiesche Partij nantinya. Game besutan developer asal Surabaya ini mengusung duel bertema angka. Gameplay utamanya ini adalah duel PvP secara realtime antar dua pemain untuk memainkan mini game bertema angka dan matematika yang tersedia. Duel terdiri dari tiga ronde, dan mereka yang mendapatkan skor tertinggi dari tiga ronde tersebut akan menjadi pemenangnya!

3

Tahu Bulat - Own Games

Tidak banyak game Indonesia yang berhasil menembus angka jutaan download di Google Play Store dan mengalahkan dominasi beberapa game top seperti Clash of Clans dan Clash Royale. Tahu Bulat ini adalah salah satunya, yang menjadi fenomena tersendiri di pertengahan tahun 2016 ini. Mengusung gameplay kombinasi clicker dan simulasi manajemen, kamu dituntut untuk menjadi pengusaha Tahu Bulat yang sukses. Own Games pun rajin memberikan update terbaru untuk memanjakan pemainnya, seperti dibukanya cabang-cabang di kota lain serta penambahan item baru yang bisa dibeli untuk upgrade warung Tahu Bulat milik pemain.

4

Ascender - GameChanger Team

Sejak pertama kali dikonfirmasikan tahun lalu, Ascender menjadi salah satu game yang wajib ditunggu kehadirannya di tahun 2016 ini. Mengusung gaya grafis, narasi dan musik yang menawan, juga gameplay metroidvania dengan open chip system yang inovatif, game ini pun siap kembali menarik perhatian pengunjung selama PopCon Asia 2016 nanti. Apalagi di event-event game lokal, game ini sudah kenyang akan gelar, salah satunya menyabet gelar Best Game Narrative di IN.GAME Awards 2016 kemarin.

5

Bomb Raider - Tahoe Games

Mendengar nama developer-nya mungkin kamu masih merasa asing, Tahoe Games. Apalagi, sang developer berasal dari kota yang mungkin gaungnya masih kurang didengar di industri game nasional, Kediri. Namun Tahoe Games memberikan gebrakan dengan memperkenalkan Bomb Raider yang memiliki gameplay adiktif. Selain adiktif, fitur co-op yang dimiliki tentu bisa menjadi daya tarik tersendiri di PopCon Asia 2016. Bagi kamu yang merupakan penggemar Bomberman, Bomb Raider ini tidak boleh kamu lewatkan!

6

She and The Light Bearer - Mojiken Studio

indiesche partij

Kolaborasi antara dua developer dari dua kota berbeda, Mojiken Studio (Surabaya) dan Toge Productions (Tangerang) akhirnya membuahkan sebuah visual novel dengan judul She and the Light Bearer ini. Visual novel ini sendiri mengisahkan tentang seekor kunang-kunang yang menjelajah hutan untuk mencari sosok bernama Ibu. Karena langit sedang mengancam maka orang-orang di permukaan bumi membutuhkan sosok untuk menyelamatkan mereka, yaitu sosok yang dipanggil Ibu tersebut. Dalam game ini, kamu akan memerankan sang kunang-kunang tersebut, yang akan bertemu dengan berbagai penjaga hutan guna mencari sosok Ibu.

7

Rage in Peace - Rolling Glory

duniaku-rageinpeace-1

Bisa dibilang, game Rage in Peace ini asyik namun bikin gemas. Dalam game ini, kamu dihantui oleh malaikat maut dalam apapun aktivitas yang kamu lakukan. Yang harus kamu lakukan adalah berjalan sejauh-jauhnya tanpa tewas karena berbagai macam hal. Yang membuat game ini cukup membuat gemas adalah kamu harus menghafalkan pola dari setiap kejadian yang sudah kamu alami plus refleks yang bagus sehingga kamu bisa menghindarinya. Dalam beberapa kali pameran, Rolling Glory selaku pengembang selalu membuat kompetisi skor tertinggi untuk game ini. Apakah nanti di PopCon Asia mereka akan kembali menggelar kompetisi serupa?

8

ORBIZ - Anoman Studio

ORBIZ mengisahkan empat sekawan yang sudah berteman sejak masih kecil. Namun tiba-tiba, mereka terlempar ke sebuah dimensi aneh dimana dunianya berbentuk planet dengan luasan yang kecil. Bukan hanya itu, 4 orang kawan ini pun bertahan hidup dari serangan makhluk aneh mirip zombie yang datang secara terus menerus. Gameplay game ini bisa dibilang mengkombinasikan Super Mario Galaxy dan Left 4 Dead. Elemen co-op yang kental dimana empat orang pemain bisa bermain secara bersama-sama tentu bisa menyemarakkan booth Indiesche Partij.

Selamat untuk delapan game yang lolos! Sampai jumpa di booth Indiesche Partij PopCon Asia 2016!


SHARE
Previous articleSemakin Populer, Film Pokemon GO Segera Dibuat dalam Versi Live Action!
Next articleChris Hemsworth akan Tampil di Sekuel Star Trek Berikutnya!
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.