Azure Saga, Kombinasi RPG Barat-Timur Terbaru dari Masshive Media!

Dua RPG dengan ciri khas masing-masing dikombinasikan dalam satu game. Seperti apa ya jadinya?

Azure Saga

Selama Popcon Asia 2016 kemarin, Masshive Media menunjukkan RPG terbaru yang tengah mereka kembangkan, Azure Saga. Seperti apa game-nya?

Baik RPG bergaya barat ataupun bergaya timur masing-masing memiliki fanbase masing-masing. Tidak bisa disebutkan fanbase mana yang lebih besar, namun kedua jenis RPG ini memiliki daya tarik tersendiri sehingga disukai gamer. Lantas, bagaimana jadinya jika ciri khas dari dua RPG berbeda “dunia” ini disatukan dalam satu game? Azure Saga dari Masshive Media adalah salah satu jawabannya.

Yap, Masshive Media yang berasal dari Bandung membuat kejutan di Popcon Asia 2016 dengan mendirikan booth tersendiri yang cukup megah di depan panggung utama. Booth developer yang sebelumnya dikenal dengan Vimala: Defense Warlord ini terfokus kepada game yang tengah mereka kembangkan untuk mobile, Azure Saga. Bukan hanya memamerkan saja, Masshive Media pun mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan desain dari game ini di panggung utama hari pertama.

Azure Saga

Azure Saga sendiri adalah sebuah game mobile yang rencananya akan dirilis secara premium di iOS dan Android. Elemen RPG barat terlihat dari berbagai desain dunia, sistem quest, gaya grafis serta kisah dalam game ini sendiri. Sedangkan elemen RPG timur terlihat dari sistem pertarungannya yang menggunakan sistem turn based, sistem skill dan kustomisasi karakternya. Menurut Andhika Pradana selaku Creative Director dari game ini, Azure Saga sudah dikembangkan selama kurang lebih enam bulan.

Azure Saga

Duniaku sendiri sempat mencicipi versi demo dari Azure Saga yang dipamerkan selama Popcon Asia 2016 kemarin. Tampak gaya grafis dan desain karakter dalam game ini sangat kental dengan aroma fantasi ala RPG barat kebanyakan, dengan balutan sedikit elemen fiksi ilmiah. Sedangkan untuk gameplay eksplorasinya sendiri, game ini mengusung sudut pandang isometrik dengan banyaknya objek yang bisa berinteraksi dengan karakter utama.

Nuansa RPG timur mulai terasa saat memasuki pertarungan. Sistem pertarungan menggunakan turn based, dimana pemain dan lawan bisa mengeluarkan skill, menggunakan item dan bertahan secara bergantian. Skill dari masing-masing karakter bisa dikombinasikan menjadi satu skill yang lebih kuat untuk menghajar lawan. Lalu, Masshive Media juga memberikan sedikit teaser mengenai Jewel System yang akan menggantikan sistem equipment standar yang sering ditemui di RPG.

Azure Saga

Booth Masshive Media yang cukup megah

Dari demo yang dipamerkan, tampak sistem pertarungan, gameplay eksplorasi dan juga elemen story dari game ini sudah hampir matang. Namun sayang, penulis sedikit merasakan sistem pertarungan dari game ini cukup lambat, sehingga cukup memakan waktu saat menyelesaikan satu pertarungan. Mengingat ini masih versi demo dan dipamerkan di Popcon Asia 2016, tentu Masshive Media sudah mendapatkan banyak feedback dari pengunjung untuk membuat game ini lebih baik lagi ke depannya.

Sayangnya, belum ada jadwal rilis resmi dari game ini. Namun, kamu bisa mendaftarkan emailmu di website resminya untuk mendapatkan update-update informasi terbaru mengenai game ini.

TENTANG PENULIS
Febrizio

Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.