Resmi Berakhir, Smartphone BlackBerry Buatan Indonesia Diproduksi oleh Tiphone

BlackBerry buatan Indonesia

Perusahaan BlackBerry Resmi Dijual Awal November, Laku Sebesar Rp. 54 Triliun!

Selian banyak yang kecewa karena BBM untuk Android dan iOS batal dirilis akhir pekan kemarin, awal pekan ini muncul berita mengejutkan, jika BlackBerry.
Baca Juga

Sebuah kabar menyejutkan datang dari BlackBerry. Kemarin mereka mengumumkan akan menghentikan produksi smartphone BlackBerry di internal perusahaan, dan menandai berakhirnya era smartphone BlackBerry di pasaran. Setelah kita mendengar aplikasi andalannya BlackBerry Messenger (BBM) juga dibuka servernya untuk platform pesaingnya, dan perusahaannya (sebelumnya dikenal sebagai Research in Motion di Kanada) juga dijual, BlackBerry kini resmi memutuskan untuk mundur dari bisnis smartphone, dan mereka akan fokus pada layanan perusahaan serta aplikasi saja. Menurut perusahaan yang berbasis di Waterloo, Ontario, Kanada ini, mereka sudah mencapai kesepakatan untuk meng-outsource produksi smartphone mereka kepada partner dari Indonesia, dan selanjutnya lebih berkonsentrasi pada software dan layanan.

BlackBerry-DTEK50-1
BlackBerry DTEK50, salah satu BlackBerry Android terbaru, yang sebenarnya juga sudah diproduksi oleh pihak luar, yaitu Alcatel.

Namun bukan berarti nama BlackBerry akan hilang. Karena partner dari Indonesia, yang diketahui ternyata itu adalah PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk, bisa memproduksi smartphone BlackBerry buatan Indonesia, dan mereka bisa menggunakan nama BlackBerry mereka sendiri. Yang resmi berakhir adalah smartphone yang diproduksi oleh BlackBerry sendiri di Kanada.

Peluncuran BlackBerry Z3 Jakarta Ditunda di Indonesia, Kini Diprediksi Hadir Awal Mei

Nama BlackBerry Z3 Jakarta muncul pertengahan Februari 2014 lalu, mengindikasikan tipe yang memang dikhususkan untuk dijual di Indonesia. Kabar terakhir, ternyata perilisannya tertunda.
Baca Juga

Alasan BlackBerry beralih fokusnya pada pengembangan perangkat lunak adalah keuntungan yang mereka dapatkan dari bisnis software tersebut meningkat pada tahun fiskal terakhir. Dan mereka kini akan lebih terfokus lagi pada pengembangan perangkat lunak, termasuk itu aplikasi keamanan.

blackberry-tiphone-2
Selamat tinggal smartphone BlackBerry yang masih dibuat oleh BlackBerry…

Kini BlackBerry mengakhiri semua pengembangan perangkat keras dan meng-outsource fungsi perusahaan mereka terseut kepada rekannya. Keputusan ini bertujuan untuk mengurangi kebutuhan modan, sekaligus juga meningkatkan penerimaan modal yang mereka investasikan. Sebelumnya, BlackBerry sudah berusaha beberapa tahun belakangan mencari ceruk baru di tengah pasar yang didominasi Android dan iOS. Bahkan mereka memberikan kombinasi yang tidak biasa melalui BlackBerry Priv, yang memadukan keyboard klasik BlackBerry dengan antar muka Android. Hanya saja kompetisi yang dihadapinya terlalu kuat, dan BlackBerry Priv yang diharapkan mampu mendongkrak pemasukan mereka dari lini bisnis smartphone ternyata tidak terlalu laku di pasaran.

Sempat menjadi harapan, BlackBerry Priv justru tidak terlalu laku di pasaran. Harganya yang kelewat mahal menjadi salah satu alasan pasar enggan memilihnya...
Sempat menjadi harapan, BlackBerry Priv justru tidak terlalu laku di pasaran. Harganya yang kelewat mahal menjadi salah satu alasan konsumen enggan memilihnya…

BlackBerry sendiri juga sudah menghentikan produksi smartphone klasik mereka yang dilengkapi keyboard QWERTY awal tahun ini, smartphone yang beberapa tahun lalu sangat laris di pasaran Indonesia. Namun dengan kerigian yang terus bertambah, mereka melaporkan angkanya sampai US$372 juta hingga kuratal kedua yang berakhir 31 Agustus 2016, serta pendapatan juga terus turun di angka US$334 juta, dari US$490 juta pada periode yang sama tahun lalu, maka keputusan mereka menghentikan produksi internal smartphone ini bisa dimaklumi. Kami juga belum mendapatkan kabar apakah keputusan ini akan mempengaruhi peluncuran BlackBerry DTEK60, yang kabarnya direncanakan minggu kedua Oktober 2016 mendatang.

Smartphone Terakhir BlackBerry Ini Bisa Menjadi Android Terhebat di Tahun Ini!

Smartphone Terakhir BlackBerry Ini Bisa Menjadi Android Terhebat di Tahun Ini! Spesifikasi BlackBerry DTEK60, harga BlackBerry DTEK60
Baca Juga

Keputusan ini sepertinya disambut sangat baik oleh para investornya. Saham BlackBerru sempat meningkat hingga 4% menjadi US$8.22 di New York kemarin, meskipun nilai tersebut tetap jauh lebih rendah dibandingkan ketika nilai saham mereka pada puncaknya Oktober 2011 lalu di harga US$23.97. Dan dengan beralih fokus meninggalkan bisnis perangkat keras, BlackBerry bisa lebih leluasa dalam mengembangkan layanan bisnis, aplikasi BBM mereka, dan juga aplikasi keamanan cyber yang mana saat ini mereka termasuk yang paling bisa diandalkan dan kompetisinya tidak seberat ketika terjun di bisnis hardware sebuah smartphone.

Bagaimana menurut kalian langkah BlackBerry kali ini? Apakah kalian tidak sabar menunggu seperti apa wujud BlackBerry buatan Indonesia yang diproduksi oleh Tiphone?

Sumber: Bloomberg


SHARE
Previous articleGak Kalah Seru dari E3 dan TGS, Inilah Konten dalam GameStart Asia 2016!
Next articleDitemani Prajurit Bule, Akankah ZOIDS Mendapatkan Film Hollywood?
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.