Punya Asisten Pintar, Ini Fitur Keren HTC U Ultra untuk Melawan Galaxy S8

Harga HTC U Ultra
Gambar via The Verge

Meskipun tidak seaktif vendor lainnya, ditambah rapor merah keuangan mereka pada tahun 2015 lalu, namun HTC tidak sampai kedodoran dan melewatkan tahun 2017 ini dengan seri flagship baru, yang namanya pasti membuat kalian penasaran, HTC U Ultra dan HTC U Play.

Baca Juga

Nama HTC yang sudah dikenal dengan kualitas hardware dan inovasi yang ikonik mendapatkan pembaruan tahun ini dengan arah desain yang berbeda. Tahun ini vendor asal Taiwan ini meninggalkan konsep desain unibody berbahan aluminium, dengan yang lebih umum, material kaca di sisi depan dan belakang, yang jamak digunakan pada Galaxy papan atasnya Samsung, Zenfone-nya Asus, dan banyak smartphone kelas atas dari vendor Cina lainnya.

Inovasi Desain HTC Desire 650 Membuat Android Ini Tidak Mudah Lepas

Inovasi Desain HTC Desire 650 Membuat Android Ini Tidak Mudah Lepas, harga HTC Desire 650 spec, spesifikasi HTC Desire 650 price, HTC Desire 650 Indonesia
Baca Juga

Selama perhelatan CES 2016 lalu, mereka mengumumkan seri HTC U Ultra, yang diposisikan sebagai flagship, dan U Play, yang menduduki kelas menengah. Keduanya mulai dijual pertengahan tahun ini.

Spesifikasi HTC U Ultra

• Operating System: Android 7.0 Nougat with HTC Sense Companion
• CPU: Qualcom Snapdragon 821, quad-core  2.34 + 2.19 GHz, GPU Adreno 530 dengan kecepatan 653 MHz.
• RAM: 4 GB
• Storage: 64 atau 128 GB
• Layar: Super LCD 5.7-inchi 2560×1440-pixel Quad HD 515PPI berpelindung Gorilla Glass 5, IPS 2.0-inchi 160×1040-pixel
• Kamera Utama: 12 MP UltraPixel 2, PDAF, Laser AF, OIS
• Kamera Sekunder: 16 MP UltraPixel
• Konektivitas: Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, Bluetooth 4.2, USB-C
• Baterai: 3,000 mAh Quick Charge 3.0
• Dimensi: 162.41 x 79.79 x 3.6-7.99 mm
• Berat: 170 g

HTC U Ultra. All about U

Berikut beberapa hal yang perlu kalian ketahui dari HTC U Ultra.

Bukan Sekadar Kaca

Di bawah lapisan kaca di sisi belakang, HTC menempatkan lapisan mineral berwarna yang mampu memantulkan cahaya serta memberi kedalaman visual, yang oleh HTC disebut sebagai “liquid surface.” Berkat penerapan ide tersebut, membuat setiap warna HTC U Ultra ini terlihat lebih berkilauan. Well, permukaan glossy seperti ini berarti lebih mudah sidik jari melekat.

Arti Kata U

Apa yang paling menarik tidak lain kata U. HTC melihat tahun ini vendor berlomba-lomba mempromosikan kepandaian buatan, atau AI dalam sebuah smartphone. Apalagi Google sudah resmi mengenalkan Google Assistant dalam Android 7 Nougat. Mencoba strategi yang berbeda, menutut HTC AI tersebut tidak akan membantu tanpa keterlibatan U, atau, You, pengguna smartphone.

Jargon marketing mereka pun sebenarnya masuk akal, “AI is helpful, but it’s not helping.” Walaupun AI itu sangat cerdas, memberi semua jenis informasi sesuai permintaan, namun tetap saja pada kesempatan tertentu akan menyulitkan pengguna. Sehingga menurut HTC, AI yang cerdas dan kuat tetap tidak akan bisa menandingi tag team AI dan manusia. Atau menurut HTC, “AI + U”.

Gambar via Anandtech

HTC sendiri akan mengimplementasikan visi AI mereka melalui HTC Sense Companion, yang baru dikenalkan melalui seri HTC U. Hanya saja penerapan AI ini tidak bisa langsung, diberikan secara berkala, dengan yang akses AI awalnya hanya untuk fungsi standar seperti phone, contact, dan notification. Menurut HTC, Sense Companion bukanlah AI super seperti yang dikejar vendor ponsel akhir-akhir ini, melainkan AI yang akan belajar dan beradaptasi dengan masukan penggunanya.

HTC One A9s, Saudara Kembar Terbaru iPhone 6s, yang Harganya (Mungkin) Hanya Separuhnya!

HTC One A9s, Saudara Kembar Terbaru iPhone 6s, yang Harganya (Mungkin) Hanya Separuhnya! Harga HTC One A9s Spec, Spesifikasi HTC One A9s benchmark
Baca Juga

Misalnya dalam hal manajemen baterai, berbeda dibandingkan mode power saving tipikal smartphone yang hanya memberi saran men-charge baterai saat sudah nyaris habis, entah pengguna dalam pisisi bisa mengisi baterai atau tidak. Sense Companion, berbeda. AI ini akan mempelajari kebiasaan, jadwal kalian biasanya men-charge dan seberapa cepat kalian menghabiskan smartphone.

Gambar via Anadtech

Berdasar data penggunaan dan kebiasaan tersebut, AI dalam HTC U bisa mengestimasikan apakah kalian perlu menghubungkan smartphone ini ke chargernya saat siang hari misalnya, agar bisa selamat sampai malam hari pulang ke rumah. Sense Companion juga tidak akan memberi notifikasi mengenai detail cuaca. Namun hanya jika ada perubahan cuaca yang drastis saja yang bakal mempengaruhi lalu lintas atau pakaian yang perlu kalian gunakan.

Sense Companion juga didesain agar tidak mengganggu kalian selama berlibur atau akhir pekan, serta akan terus mempelajari kebiasaan kalian. Seperti kenapa kalian memilih makan di restoran tertentu, dan otomatis akan mendata jenis makanan dan standar harganya. Hasilnya, ketika pengguna memasuki lokasi baru, AI HTC U ini otomatis menyarankan yang sesuai kegemaran pengguna.

Dijual Rp15 Juta, Ini Bukti Harga Xiaomi Mi Mix Ternyata Gak Kemahalan

Dijual Rp15 Juta, Ini Bukti Harga Xiaomi Mi Mix Ternyata Gak Kemahalan, harga Xiaomi Mi Mix Indonesia, cara root Xiaomi Mi Mix benchmark
Baca Juga

Fitur Lama Sentuhan Baru

Seperti flagship mereka sebelumnya, HTC U Ultra difokuskan diantara keduanya. Memang banyak identitas merk lain di sini. Namun ini arah baru desain HTC, dan semoga bisa lebih diterima pasar. Terlihat jelas adalah penggunaan material kaca yang sedikit melengkung baik di sisi depan dan belakang. Yang satu ini familiar untuk pengguna Samsung, seperti Galaxy S7. Keluarga Zenfone 3 juga melakukannya varian teratas. Untuk sisinya, dipilih material aluminium.

Selain material kaca di sisi depan dan belakang, layar sekunder di atas layar utama juga mengingatkan kami pada solusi LG melalui LG V10 dan V20. HTC menyebutnya sebagai Dual Display. Sayangnya, seperti beberapa rivalnya, penempatan modul kameranya juga sama, sedikit menonjol (karena menggunakan lensa dengan bukaan yang lebar). Keseluruhan HTC membuatnya simetris, dan dengan ketebalan hanya 7.99mm kalian tidak akan merasa HTC U ini menyusahkan ketika digenggam.

Gambar via Anadtech

Tipikal Spesifikasi Flagship 2017

Dari sisi spesifikasi, HTC U Ultra khususnya, bisa disetarakan dengan flagship lainnya yang eksis tahun 2017 ini. Standar layar 2K, dan chipset Snapdragon 8xx menjadi identitas utama. Mulai dengan layarnya, dengan bidang 5.7-inchi dan resolusi 2560×1440-pixel, HTC masih saja memilih material Super LCD untuk layar utama, serta melindunginya dengan Gorilla Glass 5. Sedangkan layar sekundernya hanya 2.0-inchi serta resolusi 160×1040-pixel.

Gambar via The Verge

Sama seperti kedua seri V-nya LG, posisi kamera depan bertanggung-jawab kenapa pixelnya hanya 1040-pixel saja. Di balik layar ada mesin Snapdragon 821, 4GB RAM, dan storage 64GB yang masih bisa diperbesar menggunakan slot microSD. Sayangnya, baterai hanya 3000mAh. Di bawah layarnya, kalian mendapati tombol Home, yang sepertinya aneh ketika menjumpainya di sebuah HTC, lengkap dengan sensor sidik jari.


Kameranya menggunakan sensor Ultrapixel 2(mencapai 1.55 μm / micron pixel) dengan besar 12MP, didukung optical image stabilization dan fokus laser, serta dilengkapi lensa dengan bukaan f/1.8. HTC kembali menggunakan sensor dari Sony, tepatnya Sony Exmor RS IMX378 yang juga mereka gunakan dalam Google Pixel, karena juga menerapkan sistem hybrid autofocus yang mengkombinasikan PDAF dengan autofocus laser. Sensor kamera depannya lebih besar, 16MP, serta menggunakan brand UltraPixel. Kalian bisa memilih mau mengambil foto 16MP, atau 4MP menggunakan kemampuan UltraPixel-nya.

Lanjut ke halaman 2… untuk fitur kekinian yang diberikan HTC dalam U Ultra.

1
2

SHARE
Previous articleKumpulan Foto Pegulat WWE Sebelum Mereka Populer
Next articleDijual Rp5 Jutaan, Samsung Galaxy Terbaru Ini Punya Spec Gahar dan RAM 4GB
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.