Review GET HYPE!!: Antologi Cerpen Fantasi Yang Ringan dan Tajam

GET HYPE!!  berhasil membuat antologi cerita space fantasy yang gampang dicerna dan menyentil kehidupan sosial masyarakat pada saat ini.

Tidak mudah untuk membuat antologi cerpen dengan tema yang sama apalagi biasanya masing-masing penulis mempunyai ego dan idealisme tersendiri dalam menyampaikan ceritanya. Banyak antologi cerpen terutama dari ranah lingkar independen kehilangan arah dan gagal dalam menyampaikan sebuah antologi cerita yang bagus dan bermakna ke pembacanya.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi  lingkar independen Rimawarna yang selalu mengeluarkan antologi cerpen. Setelah kemarin mengeluarkan antologi cerpen yang menggabungkan slice of life dan space fantasy berjudul Sendawa di Antariksa pada tahun 2016 kemarin kali ini mereka bekerjasama dengan sebuah lingkar kreatif independen lainnya bernama Scroll Down Comics (SDC).

GET HYPE!! – Mega Kolaborasi Para Kreator Indie Indonesia Hadir di Comifuro 9!

Lingkar kreatif Scroll Down Comics dan Rimawarna akan merilis sebuah proyek kolaborasi yang nantinya rilis di Comifuro berjudul GET HYPE!! Seperti apa ya?
Baca Juga

Keduanya memutuskan untuk membuat suatu antologi cerpen berjudul GET HYPE!! yang mengambil dunia dari komik buatan (SDC) bernama Cloverlines. GET HYPE!! sendiri merupakan perpanjangan tangan dari dunia Cloverlines.

Selain itu mereka juga mengajak kreator independen lainnya yang sudah dikenal di media sosial dan di komunitasnya sendiri seperti asteRiesling, Naught House, nyaa, Anobaith, Mystic-san dan Chiiririn dari NextHeaven, Yami Youichii, Ellinsworth (komikus Entytas), Xero (kreator Freak-Quency), hingga Azam Raharjo (komikus Arif dan Imam). Cerita GET HYPE!! sendiri dirancang oleh Wednesday Ash, asteRiesling dan melibatkan Rakaputra Paputungan, Meka Medina, Ivan Sihombing, Barhan A.R., Winsen Tandra, Raden Fajar Hadria Putra (kreator GHOSTY’s Comics), Nana Hanifah, dan Sasha Ariana (koppigbunny) sebagai penulis dalam cerita ini.

Apakah Rimawarna dan Scroll Down Comic berhasil membuat antologi cerpen yang bagus dan mampu menjawab tantangan akan sulitnya membuat antologi cerpen. Mari kita lihat ulasan dari GET HYPE!! di bawah ini.

Sinopsis

GET HYPE!! memiliki 10 kisah berbeda yang kesemuanya terjadi dalam dunia Cloverlines. Walaupun demikian, ada satu benang merah yang mengaitkan keseluruhan cerita. Semuanya dimulai saat Aimi Hoshikawa, vokalis band Cloverlines, tak sengaja mengungkap eksistensi mesin drum mereka, Rinne, sebagai sebuah gynoid sadar diri. Masyarakat Tata Surya yang menganggap kejadian ini sebagai penistaan terhadap sosok AI bernama Natsume Mirai yang menjadi juru selamat umat manusia, menuntut pemboikotan Cloverlines serta penghapusan memori Rinne.

Padahal Cloverlines sudah didapuk untuk bermain di istirahat paruh waktu acara Hyper Bowl, final turnamen olahraga Overstrike. Apa yang akan terjadi pada mereka selanjutnya? Akankah karir Cloverlines kandas? Seberapa besar pengaruh ucapan Aimi terhadap penduduk Tata Surya?

Cerita yang bertema besar dengan pembawaan yang gampang dicerna

GET HYPE!! terlihat ambisius dengan memanggil banyak nama di lingkaran kreator independen dan dari motifnya GET HYPE!! memang  mempunyai tema yang besar akan kehidupan sehari-hari di luar angkasa dengan bumbu politik, musik, konspirasi, drama, romance dan slice of life.

Syukurlah, tema besar dan ambisius itu bisa dibawakan dengan bahasa yang ringan dan tidak memusingkan pembacanya. Semua cerita yang ada di dalam buku ini  mempunyai pemilihan bahasa yang tidak pretentius sehingga kesan berat bisa dihindari dengan mulus.

Buku ini terlihat ingin menghindari kata-kata yang terlalu sastra agar ceritanya terlihat membumi dan bisa dinikmati oleh semua kalangan, suatu strategi yang tepat mengingat orang Indonesia sendiri sekarang sedang malas membaca terutama untuk hal yang berat.

Setiap cerita di GET HYPE!! juga mempunyai kekuatan yang sama rata dan tidak ada yang jauh lebih bagus atau lebih jelek, semuanya saling mengisi satu sama lain sehingga tidak ada cerita yang bisa dilewatkan meski memang untuk mengerti apa yang terjadi dan apa yang ingin disampaikan dalam buku ini membutuhkan waktu setidaknya setelah membaca satu sampai tiga antologi cerpen.

Buku ini juga cermat menggabungkan berbagai macam cerpen menjadi suatu cerita yang linear dan berkesinambungan dan hal ini jarang terjadi di dalam sebuah antologi cerpen yang biasanya tidak nyambung ceritanya satu sama lain.


Lanjutan review ini bisa kamu baca di halaman kedua!

1
2
REVIEW OVERVIEW
GET HYPE!!
81 %

SHARE
Previous articleKisah Tersembunyi di Balik Pipa di Halaman Bermain Doraemon
Next articleKenapa Anko Mitarashi Jadi Gemuk Sekali di Era Boruto? Inilah Penyebabnya!
Penyiar dan Tukang Kritik Anime, Musik, Film di blog pribadinya RE:PSYCHO. Senang akan hal berbau senang-senang. Sekarang belajar caranya menaklukkan industri pop kultur di Asia Tenggara