Keren! Gibran-Kaesang Luncurkan Board Game Tahun Depan!

Unboxing 1 Featured Gibran
(Kiri-kanan) Andre Dubari, Erwin Skripsiadi, Gibran Rakabuming, dan Eko Nugroho. Sumber: Facebook Boardgame.id

Pada Sabtu (18/11/2017) lalu di kampus Binus University International, diadakanlah sebuah pameran tabletop game buatan Indonesia untuk pertama kalinya!

Ya, Indonesia ternyata memiliki banyak tabletop game (yang terdiri dari board game dan card game) yang bisa dipamerkan lho!

Baca Juga

Acara ini dihadiri oleh para pegiat industri board game Indonesia, termasuk di antaranya putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka. Selain itu hadir pula Andre Dubari selaku ketua Asosiasi Pelaku Industri Board Game Indonesia (API BGI), Eko Nugroho sebagai CEO Kummara, Erwin Skripsiadi founder Hompimpa Games, dan Wicak Hidayat sebagai moderator.

Pada kesempatan tersebut para panelis menjelaskan tentang perkembangan industri board game akhir-akhir ini dan bercerita tentang perjalanan “naik haji” penggemar board game, yaitu ke acara Essen Spiel 2017.

Perkembangan industri board game memang sangat pesat. Menurut Andre, pada tahun 2014 tercatat hanya 4 penerbit board game yang ada di Indonesia, sedangkan pada tahun 2017 sudah ada 14 penerbit.

Candrageni Unboxing 1

Karya-karya anak bangsa pun ternyata sangat diapresiasi di luar sana. Ketika mereka ke Essen, Jerman, semua judul board game asal Indonesia ludes terjual hanya dalam 3 hari dari total 5 hari pameran diadakan.

Bahkan, saking penasarannya, sekelompok jurnalis Jepang memaksa untuk membeli prototipe sebuah game milik Hompimpa Games karena tidak ada lagi yang bisa dijual.

Minat para penggemar board game luar negeri yang luar biasa ini tentunya membuat kita semakin percaya bahwa kualitas board game lokal kita tidak kalah dengan board game luar.

Di sebuah kesempatan, Eko Nugroho mengajak para audiens untuk menyempatkan diri bermain bersama keluarga setidaknya satu jam dalam seminggu. Menurut Eko, board game mampu membawa kehangatan dan tawa dalam sekelompok orang yang belum saling mengenal, apalagi jika dimainkan bersama keluarga.

Unboxing 1 Play Gibran
Sumber: Facebook Boardgame.id

Hal itu jelas terlihat dari sesi bermain di Unboxing 1.0. Banyak dari pengunjung yang datang belum mengenal satu sama lain, namun dapat mulai bermain dan tertawa bersama hanya dalam hitungan menit saja.

Ajakan Eko diamini oleh Gibran Rakabuming, putra sulung Presiden Joko Widodo yang terkenal sebagai pebisnis martabak, kopi, dan katering. Ia pun kini turut bergabung ke dalam industri board game bersama Hompimpa Games.

Gibran sebenarnya memiliki kesan pertama yang kurang baik terhadap board game. “Saya sebenarnya malas bermain board game,” ungkapnya.

Dia mengatakan bahwa dirinya sama dengan anak muda lainnya, gemar main Dota 2, FIFA, dan Mobile Legends.

Gibran Rakabuming Unboxing 1

“Tapi coba apakah pernah enggak dalam satu keluarga, ayah, ibu, anak main FIFA atau Dota bareng-bareng? Bisa enggak? Nah kalau board game ini bisa. Semua keluarga ini bisa main bareng. Itu yang membedakan,” lanjut Gibran.

Itulah yang membuat Gibran dan juga adiknya Kaesang ikut terjun dalam industri board game, yaitu memberi nilai positif dalam kegiatan bermain.

Daftar Film yang Terinspirasi Board Game: Bukti Board Game Bisa Jadi Film Keren!

Jangan kira board game tidak bisa diadaptasi menjadi film layar lebar. Inilah contoh film yang terinspirasi board game, dari beragam genre!
Baca Juga

Menurut tuturan Gibran, Kaesang rencananya akan merilis board game bersama Hompimpa pada tahun 2018 nanti. Judulnya sendiri masih dirahasiakan.

Tantangan terbesar dari industri board game Indonesia menurut Gibran adalah bagaimana caranya membuka pasar selebar-lebarnya. Untuk itu, harus ada sebuah game yang dapat merangkul semua kalangan, tak hanya para penggemar board game, namun masyarakat yang lebih luas.

Board Games Unboxing 1

“Kita perlu membuat Uno-nya Indonesia,” ujarnya.

Gibran pun berharap akan ada public figure lainnya yang mau ikut terjun ke dalam industri ini.

Setelah acara talk show berakhir, peserta pun diperbolehkan untuk memainkan sekitar 10 board game karya desainer Indonesia. Art of Batik, Aquatico, The Festivals, Buto Ijo dan Timun Mas, Candrageni, Head2Head, Kakak Teladan, Math Cat, Senggal Senggol Gg Damai dan permainan lainnya bisa dimainkan di sana.