Dead Trigger Dirilis di iOS dan Android Dengan Harga $0.99!

Seperti yang dijanjikan oleh Madfinger Games (developer Shadowgun dan serial Samurai Vengeance) selama Electronic Entertainment Expo 2012, mereka bakal merilis game terbarunya, Dead Trigger pada akhir Juni 2012. Dan mereka memenuhi janjinya, game first-person shooter yang mengetengahkan invasi zombie tersebut dirilis pertama kali untuk iOS di Apple App Store pada 28 Juni 2012 lalu. Sedangkan versi Android-nya menyusul, seharusnya 2 Juli 2012 ini. Walaupun sampai saat ini kami belum mendapatinya di Google Play Store.

Mengintip harganya di iOS, kamu bisa menebusnya seharga US $0.99 saja! Sangat murah untuk sebuah game dengan grafis sekeren ini dan dikembangkan melalui engine Unity. Versi Android-nya pun bakal dijual dengan harga yang sama. Kemudian karena aplikasi universal, kamu cukup membelinya sekali dan bisa memainkannya baik untuk iPhone, iPad atau iPod touch yang menjalankan minimal iOS 4.2. Sekilas saya sempat memainkan versi iOS-nya, beberapa efek (yang terlihat dari awal seperti asap dan efek letupan senjata) yang terlihat pada video versi nVidia Tegra 3 (kami pasang di bawah klip video-nya) kamu dapati di iOS ini.

Sedangkan untuk Android-nya sendiri nantinya bakal muncul dua versi, satu untuk perangkat dengan chipset Tegra 3 dan satu lagi universal untuk semua Android — yang hardware-nya mendukung untuk menjalankan game HD ini tentunya. Detail perbedaan antara versi Tegra 3 dengan Android biasa bisa kamu baca lagi melalui artikel kami ini: Unjuk Gigi Kehebatan nVidia Tegra 3.

Download Dead Trigger versi iOS di Apple App Store.

[ Android ] DEAD TRIGGER – Tegra 3 Features

httpv://youtu.be/HpzkCTe76Bc

SHARE
Previous articleMemorable Moments: Assassin’s Creed Series
Next article“Alice In Wasteland” Banner Baru Resident Evil: Retribution
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.