PlayStation Mobile Menjadi “Pasar Digital”, Berikut Impresi Game Pertamanya!

PlayStation Mobile, atau dulu disebut sebagai PlayStation Suite, menjadi bahan pembicaraan mereka penggemar game mobile seminggu belakangan. Ketika kita mungkin kuatir dengan penjualan PlayStation Vita yang stagnan (1 Vita untuk 63 3DS perbandingannya), walaupun masih saja mencoba memburu PlayStation Network Trophy, rupanya Sony jauh lebih kuatir dengan perkembangan game mobile dan juga merasa patut ancang – ancang menghadapi Apple dan Android serta “pasar online” mereka. Well, seperti yang kami ungkapkan melalui ulasan Tokyo Game Show 2012, memang di Jepang pasar yang lebih menggeliat saat ini justru game mobile dan game sosial.

Ada brand “PlayStation,” namun juga kata “mobile” di sana. Singkatnya, PS Mobile merupakan langkah Sony membawa game berkualitas “PlayStation” untuk smartphone dan tablet serta PS Vita, tidak peduli game tersebut apakah original, dari developer yang sebelumnya sudah merilis game untuk mesin PlayStation, atau hasil port dari platform lainnya. Melalui PlayStation Mobile tersebut, Sony memberikan tool kepada kita untuk membuat game, dan kemudian memungkinkan game tersebut dikenalkan ke gamer tidak peduli dimana mereka memainkannya — karena memang tingkat penyebaran smartphone dan tablet lebih luas daripada mesin game dan handheld.

Siapapun, entah itu tim developer, atau kamu seorang seorang saja, mampu membuat game melalui tool khusus yang disediakan Sony untuk mengembangkan aplikasi dan game PlayStation Mobile. Kemudian seperti cara Apple mematok biaya $99 untuk kita mendapatkan Developer ID tiap tahun (jika Android hanya $25 untuk seumur hidup), untuk mendapatkan tool tersebut Sony mematok biaya $99! Siapapun, mulai perusahaan game besar, developer indie kecil, atau bahkan satu orang pengembang bisa dengan mudah mendistribusikan content / game mereka melalui PlayStation Store secara komersil, dan memasarkannya ke pasar dengan jutaan pengguna gadget ber-PlayStation-Certified atau PlayStation Vita.

Kembali pada tahun 2009 lalu, Sony juga pernah mengenalkan PlayStation Mini untuk PSP. Namun langkah tersebut tidak sampai mendunia. Selain karena standar gamenya juga kecil, tidak ada pengalaman online serta minus Trophy seperti yang saat ini, apalagi harganya juga mahal — memang setara dengan harga game PS Mobile, namun kualitasnya jauh di bawahnya. Kemudian masalah lain, meskipun game PS Mini tersebut kecil ukurannya, mereka masih dipasarkan melalui jalur distribusi tradisional PlayStation. Dan kini PS Mobile makin merampingkan konsep yang sudah digagas melalui PS Mini tersebut, dan siapa pun dengan perangkat yang mendapatkan label PS Certificate — bahkan semua Android, dengan cara khusus, bisa mengakses, download dan memainkannya dengan lebih mudah.

Dan seperti kami katakan sebelumnya, meskipun ber-brand PlayStation, tidak menutup kemungkinan game dari platform lain juga bakal hadir di sini. Selain itu dengan sistem keamanan Sony, developer bakal lebih diuntungkan merilisnya di PS Mobile, yang kami duga bakal lebih meminimalkan peredaran game tersebut secara ilegal.

Dan bicara gamenya, melalui ulasan kami sebelumnya sudah kami sebutkan game apa saja yang dirilis di awal eksistensi PS Mobile — dan menyukai langkah Sony memberikan akses satu game di-download/dibeli bisa dimainkan di maksimal 3 gadget ber PS Certified. Kami sempat mencobanya baik di PS Vita dan smartphone, berikut ulasan singkat 10 gamenya (buka halaman 2) — sisa 10 game lainnya kami berikan di artikel selanjutnya.

[nggallery id=64]

Lanjut ke halaman 2

1
2
SHARE
Previous articleKarakter dan Stage Baru dalam Update Gratis Tekken Tag Tournament 2
Next articleNew Line Cinema Lepaskan Proyek Film Gears of War
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.