Dari Talkshow Hingga Stand Up Comedy Ada di Acara Pembukaan GGJ 2015 Surabaya!

GGJ 2015 Surabaya

Global Game Jam (GGJ) 2015 sudah dimulai serentak di seluruh Indonesia pada hari Jum’at, 23 Januari 2015 kemarin [baca: Gong Global Game Jam 2015 Indonesia Resmi Ditabuh!]. Selain memantau pelaksanaan GGJ 2015 Jakarta yang dilaksanakan di markas Lyto [baca: Global Game Jam 2015 Site Jakarta Bakal Buat Kepalamu Meledak], Duniaku juga meliput suasana GGJ 2015 Surabaya yang dilangsungkan di Universitas Ciputra Surabaya. Seperti apa serunya hari pertama GGJ 2015 Surabaya?

Dibandingkan delapan regional lainnya, Surabaya menjadi jam site dengan peserta terdaftar yang paling banyak dengan total 117 peserta. Namun dari pantauan penulis dan data dari panitia, total ada 72 peserta yang datang  yang terkonfirmasi, dan 63 peserta yang datang. Meskipun berkurang dari jumlah peserta yang terdaftar, namun GGJ 2015 Surabaya mencatat jumlah peserta dua kali lipat dibandingkan tahun lalu yang hanya sekitar 30 peserta.

GGJ 2015 Surabaya
Roy Trianggoro

Susunan acara GGJ 2015 Surabaya sendiri dimulai tepat pukul 14.30 WIB. Sedianya, rangkaian acara dimulai pada pukul 14.00 dengan diawali oleh sambutan dari Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Namun sayang, orang nomor satu di Surabaya ini berhalangan hadir. Jadinya, acara pembukaan hanya diisi oleh perwakilan dari Universitas Ciputra, Roy Trianggoro yang merupakan Chairman of Research & Development Office dan juga Eka Pramudita Muharram selaku salah satu koordinator GGJ 2015 Surabaya dan juga ketua komunitas Game Developer Arek Suroboyo (GADAS). Dalam sambutannya, Eka berharap dengan adanya GGJ 2015 ini bisa mendorong pertumbuhan ekosistem industri kreatif di Surabaya, sehingga para pelakunya tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta atau Bandung jika ingin berkarya.

GGJ 2015 Surabaya
Eka Pramudita Muharram
Sedikit hiburan "stand up comedy" dari MC :D
Sedikit hiburan “stand up comedy” dari MC :D

Setelah sambutan singkat, acara dilanjutkan dengan sesi Tech & Art Talks yang diisi oleh dua orang narasumber, yaitu Adhicipta R. Wirawan (CEO dari Mechanimotion) yang membawakan materi mengenai Game Funding dan Tedo Salim (CEO dari Alkemis Games) yang memberikan tips bagaimana bisa survive dan kiat sukses dalam menjalani game jam. Adhicipta menjelaskan banyak hal mengenai bagaimana sebuah game atau startup mendapatkan dana, mulai dari menggandeng investor, mengikuti kompetisi untuk membangun publisitas hingga menggunakan pendanaan pribadi alias bootstrapping. Selain itu, Adhicipta yang juga seorang dosen ini sedikit bercerita mengenai bagaimana kisahnya membangun startup hingga bisa berkembang seperti sekarang.

Sesi Tech & Art Talks dari Adhicipta R. Wirawan
Sesi Tech & Art Talks dari Adhicipta R. Wirawan

Selanjutnya, Tedo yang mengaku merupakan “pecandu” game jam membeberkan pengalamannya selama sepuluh kali mengikuti game jam di Amerika Serikat. Pria yang sebelumnya sempat bekerja di Schell Games dan GREE ini membeberkan beberapa tips agar game jam bisa berjalan maksimal seperti fokus di satu konsep, pikirkan dengan matang sebelum mulai mengembangkan game, dan pentingnya memoles sebuah game hingga tampil menarik.

Sesi Tech & Art Talks dari Tedo Salim
Sesi Tech & Art Talks dari Tedo Salim

Pasca sesi Tech & Art Talks dari dua narasumber ini, acara lantas dilanjutkan dengan pemutaran video keynote dan juga pengumuman tema dari panitia GGJ 2015 pusat. Karena memang harus menghormati peserta GGJ 2015 di Hawaii yang merupakan zona waktu terakhir, maka peserta dilarang membeberkan tema yang sudah diberikan ini. Sebelum mulai nge-jam, panitia bersama peserta (termasuk juga penulis, hehe) ikut dalam pembuatan hello video guna memperkenalkan site Surabaya.

Persiapan sebelum syuting Hello Video
Persiapan sebelum syuting Hello Video

Antusiasme peserta sangat terlihat di hari pertama ini. Dengan peserta yang cukup besar ini, panitia tampak sedikit kerepotan saat pembentukan grup sebelum jamming dimulai. Namun setelah perjuangan ekstra keras, akhirnya berhasil dibentuk beberapa kelompok kecil yang minimal terdiri satu orang programmer dan satu orang artist untuk selanjutnya mulai bekerja sama membuat game selama 48 jam ke depan.

Diskusi pembentukan kelompok
Diskusi pembentukan kelompok
Memperkenalkan diri masing-masing
Memperkenalkan diri masing-masing

Penasaran dengan suasana jamming selama tiga hari dan juga game-game yang dihasilkan oleh developer Surabaya ini? Ikuti terus liputannya di Duniaku.net atau melalui sosial media dengan hashtag #GGJSUB15.

Game jam dimulai!
Game jam dimulai!