Game One Piece Terbaik Ini Bocorkan Penampakan Luffy Ketika Sudah Tua Renta!

Gambar-Seksi-Nami-1

Menjelang perilisan game One Piece terbaru, One Piece: Burning Blood 21 April 2016 mendatang di Jepang, Bandai Namco kembali melepaskan video-video trailer baru untuk game garapan developer Spike Chunsoft ini. Seperti video di bawah ini, wawancara dengan sang produser Koji Nakajima, yang menjelaskan pengembangan game ini, keputusan memilih Spike Chunsoft yang sebenarnya tidak berpengalaman membuat game fighting / action, penerapan unsur strategi di tengah pertarungan (fokus pada Haki dan Devil Fruit), hingga isu keseimbangan antar karakter One Piece yang begitu besar rosternya, termasuk adanya karakter yang ukuran tubuhnya berbeda (sampai yang bisa berubah wujud, menjadi dinosaurus misalnya).

Nakajima mengaku pihaknya banyak menerima masukan dari penggemar yang pernah memainkan seri sebelumnya, untuk bisa membuat game One Piece terbaik ini. Di sisi grafis, Nakajime menggunakan gaya manga dan anime, serta memadukannya dengan unsur yang lebih nyata (seperti efek kehancuran arena pertarungan, kobaran api yang muncul dari tubuh karakter, adanya ekspresi karakter dalam bentuk efek tulisan yang muncul di layar untuk memberikan nuansa manga dan animenya), hingga setiap adegan cut-scene dalam game yang juga disupervisi langsung oleh pihak Toei Animation untuk menjaga kualitasnya seperti versi animenya. Lihat saja langsung seperti apa penuturan Nakajima untuk seri yang dikabarkan bakal menjadi game One Piece terbaik ini.

One Piece: Burning Blood – Producer Interview | PS4, XB1, Vita, Steam

Game One Piece terbaik? Impresi video dan demonya memang banyak meyakinkan para OPlovers bahwa ini bakal menjadi game One Piece terbaik. Namun salah satu media Jepang Famitsu berkata lain. Penilaian mereka sudah keluar, dan Burning Blood diganjar hanya 32 point dari 40 (atau 80% saja), lebih rendah dari One Piece Pirate Warriors 3 yang mendapatkan nilai 36 tahun lalu.

Selain video wawancara dengan sang produser, Bandai Namco juga melepaskan video lainnya, yang dibuat dalam bentuk live action. Video promosi epik yang unik dari PlayStation Japan ini seakan menjadi sebuah adegan augmented reality pertarungan One Piece di dunia nyata. Bukan, ini juga bukan atraksi live action One Piece dalam wahana Tokyo Tower yang berlangsung beberapa waktu lalu di Jepang. Video One Piece di bawah menampilkan karakter utama kalian, kapten bajak laut Mugiwara, Monkey D. Luffy yang digambarkan sebagai seorang kakek tua (nah lho), dan mantan pengasa lautan Sir Crocodile digambarkan sebagai seorang bocah (tuh kan!).

Penampakan Luffy Tua

Dalam video live-action lainnya Luffy bahkan diperlihatkan bergelantungan menggunakan lengan karetnya layaknya Spider-Man, dan bertarung melawan mantan “Dewa” Skypiea, Enel, dan juga Sir Crocodile di tengah jalanan Shibuya, Tokyo! Ini bukan tampilan gameplay pertarungan, namun efeknya keren, seakan-akan Shibuya dengan mudah hancur oleh karena kekuatan dahsyat mereka. Lihat kembali video One Piece paling keren ini!

Video Game One Piece Terbaik – Shibuya Battle

One-Piece-Burning-Blood-49

One-Piece-Burning-Blood-35

Setelah Naruto Shippuden Ultimate Ninja Storm 4, game Bandai Namco lainnya yang bikin heboh penggemar manga dan anime, khususnya One Piece, adalah One Piece: Burning Blood. Demo yang digelar awal Januari 2016 lalu memperlihatkan seperti apa mekanis game yang kini mengajukan gameplay cepat ini. Spike Chunsoft selaku developer memang membuatnya pasti berbeda dibandingkan game One Piece sebelumnya, karena gameplay-nya yang cepat, dan pertarungannya lebih bebas, serta terfokus pada kemampuan Devil Fruit dan Haki para karakternya, yang bisa meningkatkan kekuatan serangan karakter, sampai menahan serangan yang masuk, dan banyak efek lainnya.

One-Piece-Burning-Blood-46

One-Piece-Burning-Blood-3

Demikian game ini jelas bakal berbeda dibandingkan game One Piece sebelumnya (khususnya One Piece: Pirate Warriors 3 yang ditangani developer Omega Force dari Koei Tecmo). Spike Chunsoft memang tidak berpengalaman dalam game One Piecesebelumnya, namun mereka juga yang saat ini tengah disibukkan dengan game bernuansa manga dan anime lainnya, New Danganronpa V3: Minna no Koroshiai Shingakki, atau yang sudah banyak diakui, game mereka umumnya berjenis game RPG random dungeon. Hanya saja kami optimis, karena untuk One Piece Burning Blood yang memang bakal mengajukan genre fighting ini, Spike Chunsoft mampu menghadirkan atmosfer pertarungan seru One Piece, karena mereka juga yang sebelumya ditunjuk Bandai Namco mengembangkan J-Stars Victory VS+

Lanjut ke halaman 2…

1
2

SHARE
Previous articleCerita Gaara Naruto Storm 4 Buat Kalian Makin Penasaran dengan Si Pengendali Pasir
Next articleDark Horizon, Buku Pelajaran Bahasa Inggris Tersuram di Dunia
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.