Green Throttle Tawarkan Solusi Kontroler Fisik Untuk Mainkan Mobile Game

Bukti jika banyak yang optimis terhadap perkembangan game mobile, terus saja bermunculan para kreator kontroler yang berusaha menghadirkan solusi pengendalian yang lebih nyaman dibandingkan touchscreen. Karena seperti yang kita ketahui, salah satu kelemahan tipikal game mobile dibandingkan handheld adalah tidak adanya kontroler yang memadai untuk memainkannya. Apalagi jika game hardcore, touchscreem rentan jadi korban. Kali ini yang menawarkan solusi baru mengendalikan game mobile adalah Green Throttle.

Sebelum mengenali perusahaan yang berlokasi di Los Altos, California itu, mari kita lihat ke belekang, ada berapa banyak solusi yang bisa diambil untuk kenikmatan memainkan game mobile. Jika dilihat dari sifatnya, kita tahu ada cara yang legal, sampai mengajak kita menembus akses ROOT. Cara legalnya seperti melalui dua kontroler Moga yang sudah dijual akhir Oktober lalu, kemudian yang masih berupa konsep dari Ringbow, dan konsep lainnya yang juga butuh sokongan dana yaitu The Drone. Lalu yang menuntut akses ROOT dengan memanfaatkan kontroler konsol yang jamak kita kenal, dan ada solusi lainnya lagi yang lebih hemat ada di sini. Atau kamu ingin menikmati mobile gaming dengan solusi build in kontroler melalui mesin game tiruan China seperti YinLips YDPG18JXD S7100, hingga Droid X360. Solusi kontroler mobile lain yang sangat elegan bisa melalui Sony Ericsson Xperia Play, Archos GamePad, dan yang bakal menjadi hit, OUYA.

Diantara yang kami sebutkan, memang Ouya yang paling prospek, dan mendapat dukungan banyak pihak. Konsep kontrolernya pun tidak ketinggalan jaman, dan perkiraan harga jualnya sangat terjangkau. Namun Ouya mencoba memposisikan diri sebagai konsol alternatif, bukan sekadar solusi kontroler. Sedangkan apa yang ditawarkan Green Throttle lebih sederhana. Mereka menginginkan Android yang kita gunakan saat ini menjadi pengganti konsol.

Sekali lagi, Green Throttle masih berupa konsep, dengan ide utamanya kamu bisa memainkan game melalui Android-mu seperti biasa. Namun ketika di rumah, ada HDTV, hubungkan Android tersebut dengan televisi, dan kemudian hubungkan juga satu atau lebih kontroler bluetooth Green Throttle Games, maka kamu bisa merubah Android tersebut menjadi konsol.

Namun tentu saja tidak sesederhana itu, karena seperti biasa kita ketahui, game – game Android harus mendukung kontroler tersebut, jika tidak kamu tetap memerlukan akses ROOT untuk memodifikasi sistem. Karena itulah Green Throttle Games juga berjanji mengembangkan game mereka sendiri dan bisa didapatkan melalui sebuah portal khusus yang disebut Arena, selain juga menyediakan Software Development Kit (SDK) bagi para developer game lain — dengan harga mulai $44.95 untuk satu kontroler. SDK tersebut mempermudah developer third-party mengembangkan game mereka sendiri untuk memaksimalkan kontroler Green Throttle Games.

Desain kontroler (disebut Atlas Controller) yang ditawarkan Green Throttle Games terlihat mirip dengan kontrolernya Xbox, dan dilengkapi analog untuk feedback semirip mungkin seperti kontroler konsol. Tentu saja jika semuanya bekerja dengan lancar, dan kontroler sukses bisa berhubungan dengan Android melalui koneksi bluetooth. Pihak Green Throttle menyebutkan jika sembarang Android dengan port video out (entah melalui HDMI-out melalio MHL atau microHDMI) bisa memanfaatkan kontroler ini — hanya Android tertentu yang bisa, dan menjadi batasan konsep ini. Selain itu, SDK juga sudah disebar pada para developer third-party agar mereka bisa mengembangkan game yang mendukung Green Throttle.

Kita masih belum tahu apakah konsep ini bakal berjalan dengan baik, namun tetap menjadi ide yang bagus. Semoga saja berjalan mulus, dan kita bisa memanfaatkan kontroler tersebut untuk memainkan banyak game mobile yang makin hardcore saja gameplay-nya!

Introducing Green Throttle Games

http://youtu.be/pDKb1BT8U3Q

Sumber: Green Throttle


SHARE
Previous articlePemanasan Sebelum PlayStation All-Stars Battle Royale Dirilis
Next articleEpic Mickey 2: The Power of Two, Tumpas Kejahatan dengan Kuas
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.